Tag: sewa forklift

  • Forklift Industri

    Forklift industri kadang juga disebut sebagai truk pengangkut karena banyak digunakan di industri terutama untuk memindahkan, menaikkan, atau menurunkan material. Forklift ini tidak tercipta secara instan dan tiba-tiba sehingga dapat dijadikan sebagai alat bantu di dunia industri. Pada kesempatan ini Anda akan mendapatkan informasi mengenai apa itu forklift dan seluk beluknya.

    Forklift Industri Dan Sejarah Nya

    forklift industri

    Seperti halnya sebuah teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa, forklift industri juga mengalami pembaruan dan penyesuaian agar fungsinya dapat beroperasi maksimal seperti sekarang ini.

    Truk tangan adalah forklift pertama yang digunakan di dermaga. Alat berat ini didesain dengan pemanfaatan roda besi cor dan juga besi tempa. Jadi, barang bisa diangkut dan dipindahkan tanpa perlu menggunakan gerobak roda empat. Selain itu, kemungkinan terjadinya cedera pada para pekerja yang mengangkat alat-alat berat juga berkurang. Lebih lengkapnya simak sejarah dan perkembangan forklift berikut ini:

    1. Tahun 1887 truk pertama

    Alat berat dengan model truk “fork” atau garpu dibuat untuk pertama kalinya di tahun 1887. Pada saat itu, forklift hanya mampu mengangkat sebuah beban dengan ketinggian beberapa inci saja dari permukaan tanah. Ketahanannya pun belum terlalu kuat dan jumlah armadanya hanya terbatas.

    2. Tahun 1909 truk besi

    Pada tahun 1909 model truk forklift telah diperbarui dengan versi besi. Alat berat ini juga dikomersilkan sehingga jumlahnya lebih banyak daripada versi yang pertama.

    3. Tahun 1917 trucktractor

    Clark Company membuat alat bernama “trucktractor” yang merupakan sebuah kendaraan yang dapat mengangkut beban namun memiliki tempat duduk yang seimbang. Di sinilah turning point sebuah forklift karena Clark Company memfokuskan penggunaan forklift untuk kegiatan di gudang dan pabrik.

    4. Tahun 1920 truk fork bertenaga

    Kendaraan berat ini mengalami pembaruan sehingga menjadikannya semakin kuat. Selain itu, mesin hidrolik juga ditambahkan dalam mekanisme forklift sehingga dapat mempermudah dalam proses pengangkutan muatan. Di masa 1920an juga telah dikembangkan forklift dengan mesin derek.

    5. Tahun 1923

    Komponen utama forklift secara resmi ditingkatkan dengan penambahan cantilever atau tiang pengangkat. Sistemnya juga diperbarui dengan menciptakan arus listrik sehingga garpu dapat mengangkat muatan. Tetapi ada masalah serius yang dihadapi yaitu pallet atau garpu ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil sehingga alat mengalami kesulitan pengambilan barang.

    6. Tahun 1930an

    Pada tahun ini muncul solusi bagi varian forklift sebelumnya. Munculnya standarisasi untuk ukuran garpu mulai dari panjang, lebar dan juga jarak fork satu dengan fork lainnya. Jadi, ukuran fork pada alat berat ini mulai disamakan.

    7. Era Perang Dunia II

    Pada era ini ternyata forklift semakin dikenal publik sehingga permintaannya juga meningkat. Tidak di sangka, selain senjata untuk menyerang, kemiliteran juga perlu forklift untuk memindahkan muatan ke kapal serta pesawat.

    Jenis-jenis Forklift Industri

    Berkembangnya teknologi membuat jenis forklift menjadi berbagai macam sehingga dapat digunakan pada berbagai lokasi industri. Berikut adalah beberapa macam forklift yang kerap dijumpai di dunia perindustrian:

    1. Forklift Diesel

    Pada umumnya memiliki kapasitas hingga 10 ton dengan level ketinggian mencapai 6 meter. Jenis ini paling sering digunakan karena harganya terjangkau. Tidak cocok digunakan di industri kuliner atau obat-obatan.

    2. Forklift Elektrik

    Kendaraan berat paling ramah lingkungan adalah jenis forklift elektrik karena ia tidak mengeluarkan asap hasil emosi. Pada umumnya forklift versi elektrik digunakan pada sektor industri konsumsi karena kehigienisan dan tidak mengkontaminasi produk dengan asap yang dikeluarkan pasca pembakaran, Kapasitasnya mencapai 5 ton dan ketinggiannya mencapai 6 m.

    3. Forklift LPG

    Jenis ini dapat mengangkat beban hingga mencapai 2 ton dengan level ketinggian mencapai 2 m.

    4. Forklift Reach Truck

    Alat berat ini dapat mengangkut hingga 2,5 ton dengan level ketinggian yang mumpuni. Ia dapat mengangkat atau memindah barang yang memiliki ketinggian mencapai 8.5 dan 12 m.

    Demikianlah informasi mengenai forklift industri mulai dari sejarah dan perkembangannya dari masa ke masa hingga jenis-jenis forklift yang kerap digunakan di ranah perindustrian. Jika Anda ingin menyewa forklift usaha Anda, segera hubungi Artaforklift agar kami dapat merekomendasikan forklift sesuai dengan kebutuhan dan keadaan perusahaan Anda.

  • Fungsi Utama Forklift

    Fungsi Utama Forklift– Alat berat yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Forklift memang menjadi salah satu alat berat yang banyak digunakan mulai di pabrik, gudang, hingga pusat perbelanjaan. Fungsi utama forklift ini adalah untuk mengangkat dan memindahkan barang dengan mudah.

    Meskipun sudah banyak yang tahu tentang alat berat ini, namun masih banyak yang bingung bila ditanya apa itu forklift. Sama halnya dengan alat berat yang lain, forklift ini terdiri dari banyak jenis sesuai dengan fungsinya sehingga mendefinisikan forklift memang tidak mudah. Berikut ini penjelasan singkat tentang segala hal yang perlu diketahui tentang forklift.

    Fungsi Utama Forklift

    Apa itu forklift?

    Secara harfiah forklift bisa diartikan sebagai garpu pengangkat dari kata fork dam lift. Forklift adalah jenis truk atau alat berat yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang. Alat berat yang satu ini tidak bisa digantikan oleh jenis alat berat yang lain karena fungsinya. Forklift mampu mengangkat beban yang sangat berat yang tidak bisa diangkat oleh manusia. Sehingga alat berat yang satu ini selalu dibutuhkan baik di pabrik, gudang, lokasi konstruksi, pusat perbelanjaan, atau dimanapun yang membutuhkan mengangkat beban berat.

    Kalau dilihat sekilas bentuk forklift ini seperti mobil kecil dengan garpu pengangkat dibagian depan. Bentuknya yang kecil, dibanding dengan truk alat berat lain, membuat forklift bisa digunakan di dalam ruangan seperti gudang atau pabrik. Sama halnya dengan truk alat berat lain, forklift juga terdiri dari berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda.

    Jenis forklift

    Fungsi utama forklift memang untuk mengangkat dan memindahkan barang, namun alat berat ini ternyata mempunyai jenis yang berbeda-beda. Sehingga fungsi dan kegunaanya forklift juga berbeda sesuai dengan jenisnya.

    1. Forklift gasoline

    Seperti namanya, forklift gasoline ini menggunakan bahan bakar bensin. Alat berat ini mempunyai kapasitas angkat sebesar 10 ton. Selain itu, forklift gasoline bisa mengangkat barang hingga ketinggian 2 meter. Karena menggunakan bensin, maka forklift ini lebih cocok digunakan diluar ruangan karena menghasilkan emisi gas dan berpotensi menyebabkan polusi.

    2. Forklift diesel

    Dari semua jenis forklift, jenis diesel ini yang paling kuat dan tahan banting. Spesifikasi dan kinerja forklift diesel ini lebih baik dibanding jenis lain dan membutuhkan bahan bakar yang lebih sedikit. Forklift diesel ini mempunyai kapasitas hingga 30 ton dan bisa mengangkat barang hingga ketinggian 6 meter. Dengan kemampuannya, forklift diesel cocok digunakan untuk keperluan handling dengan kapasitas besar. Selain itu, forklift ini juga lebih cocok digunakan untuk penggunaan luar ruangan karena menghasilkan emisi gas.

    3. Forklift elektrik

    Forklift elektrik ini tergolong jenis menengah. Kapasitas mengangkat forklift ini mulai 8 ton dan lebih. Forklift elektrik juga bisa mengangkat barang hingga tinggi 6 meter. Keunggulan forklift elektrik ini adalah tidak menghasilkan emisi gas sehingga cocok digunakan di dalam ruangan seperti gudang atau pabrik. Forklift elektrik ini juga cocok digunakan untuk industri farmasi karena lebih aman dan tidak menghasilkan gas.

    4. Forklift reach truck

    Seperti namanya, forklift reach truck digunakan untuk mengangkat barang yang berada di ketinggian. Kapasitas mengangkatnya hanya 2 ton namun bisa menjangkau barang hingga ketinggian 11 meter. Forklift yang satu ini cocok digunakan untuk gudang atau pabrik dengan rak yang tinggi.

    Selain dari fungsinya, jenis-jenis forklift juga dibedakan berdasarkan operasionalnya. Forklift terdiri dari dua jenis operasional yaitu manual dan otomatis. Seperti namanya, forklift manual menggunakan beberapa tuas manual untuk mengangkat dan memindahkan barang. Selain itu kemudi forklift juga masih menggunakan operasional manual. Untuk mengemudikan forklift secara manual, operator harus mempunyai pelatihan khusus karena pengoperasiannya yang cukup sulit. Selain itu tidak terdapat tuas maju-mundur dan secara umum pengoperasiannya berbeda dengan mobil.

    Jenis forklift otomatis menggunakan operasional yang lebih mudah dibanding dengan jenis manual. Tuas handle pada forklift otomatis ini hanya 4 yaitu maju-mundur, naik-turun, geser kiri-kanan, dan cungkil. Forklift jenis ini tidak mempunyai gigi sehingga lebih mudah dioperasikan, hampir mirip dengan cara mengemudikan mobil.

    Baik forklift otomatis maupun manual, operator harus mempunyai pelatihan yang baik. Hal ini karena pengoperasian forklift berhubungan dengan keselamatan kerja di lapangan.

    Fungsi Utama Forklift Berseta Ukuran

    Ukuran forklift berbeda-beda berdasarkan dengan fungsinya. Ada forklift yang berukuran besar dan ada pula yang berukuran kecil. Umumnya ukuran forklift antara 2 hingga 3 meter. Untuk forklift yang digunakan di area konstruksi yang berat, ukurannya bisa lebih besar dari 3 meter. Sedangkan untuk forklift yang digunakan di dalam ruangan ukurannya tidak lebih dari 2 meter. Dengan ukuran yang kecil, forklift bisa digunakan di area sempit seperti di antara rak dan juga lebih mudah dikemudikan. Selain ukurannya, forklift juga dilihat dari tingginya atau kemampuan mengangkat barang. Standar tinggi forklift adalah 5 hingga 6 meter namun untuk jenis tertentu bisa mencapai tinggi 11 meter seperti forklift reach truck.

    Elemen forklift

    Selain mengetahui apa itu forklift dan ukurannya, forklift juga dilihat dari fungsinya. Karena bentuknya forklift mampu membawa beban yang sangat berat. Untuk mengangkat beban berat, forklift mempunyai tiga elemen utama yaitu kapasitas, stabilitas, dan besar muatan.

    • Kapasitas – kapasitas forklift adalah beban maksimal yang bisa diangkat oleh forklift dalam kondisi aman. Beban yang biasa diangkat forklift berkisar antara 2 hingga 10 ton. Bila melebihi kapasitas tersebut, forklift menjadi tidak stabil dan berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.
    • Stabilitas – pusat stabilitas forklift adalah segitiga yang terletak di bagian bawah. Bagian ini menjadi pusat gravitasi yang menjaga forklift agar tetap seimbang dan tidak terguling. Segitiga stabilitas ini membuat anda yakin dengan beban yang dibawa forklift karena alat berat ini sudah didesain sedemikian rupa.
    • Pusat beban – pusat beban adalah jarak antara garpu atau fork dengan segitiga stabilitas. Besar jarak ini bisa bervariasi tergantung dengan berat beban, sudut angkat, dan kemiringan sudut. Sebagai operator forklift, tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama anda menggunakan alat berat ini sesuai dengan batasan beban yang direkomendasikan.

    Memilih forklift yang tepat

    Memilih forklift yang tepat memang sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini karena forklift dibuat untuk kebutuhan yang berbeda-beda. Tidak heran bila satu pabrik atau gudang atau tempat konstruksi bisa mempunyai lebih dari satu forklift karena memang kebutuhan yang berbeda-beda. Lalu kriteria apa saja yang harus diperhatikan ketika memilih forklift?

    1. Beban muatan

    Pertimbangan pertama adalah beban maksimal yang bisa diangkat oleh forklift. Pilih alat berat dengan spesifikasi sesuai kebutuhan anda, misalnya anda butuh forklift untuk pekerjaan konstruksi dan memilih jenis diesel. Bisa juga anda memilih forklift elektrik untuk digunakan didalam ruangan seperti gudang yang tertutup misalnya.

    2. Ruang bekerja

    Tinggi forklift juga harus dipertimbangkan. Meskipun ada forklift yang tidak terlalu tinggi namun tetap saja pastikan bila forklift bisa masuk dan keluar ruang kerja dengan mudah. Jangan sampai forklift tersangkut di pintu atau langit-langit karena perhitungan yang kurang baik.

    3. Medan kerja

    Lokasi kerja juga menjadi pertimbangan ketika memilih forklift. Perhatikan medan kerja di lokasi apakah mulus atau bergelombang. Hal ini berpengaruh pada kinerja forklift. Selain itu, pertimbangkan pula apakah lantai bisa menahan beban forklift ketika digunakan. Jangan sampai lantai ambrol atau rusak karena tidak bisa menahan beban forklift yang berat.

    4. Jenis forklift

    Forklift tersedia dalam berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Memilih jenis forklift pun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

    Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan ketika memilih forklift. Anda tentu tidak mau salah dalam memilih unit yang berakibat forklift tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Perhatikan kebutuhan kerja, kondisi di lapangan, dan juga spesifikasi forklift. Dengan begitu anda bisa memilih unit terbaik untuk menunjang pekerjaan.

    Sebagai alat berat yang unik, jenis forklift dan fungsinya ini tidak tergantikan. Forklift bisa mengangkat beban berat yang tidak bisa dilakukan manusia sehingga pekerjaan di lapangan menjadi lebih mudah dan aman. Dengan jenis yang tepat, forklift bisa digunakan di semua lokasi pekerjaan baik di dalam maupun di luar ruangan. Jika Anda membutuhkan jasa untuk sewa forklift, jangan ragu untuk segera menghubungi Artaforklift.

  • Mengenal Perbedaan Forklift dan Reach Truck

    Dalam bisnis warehouse atau pergudangan, forklift dan reach truck adalah dua alat berat yang sudah lazim ditemui. Penggunaan dua alat berat ini memang sedikit mirip satu sama lain namun ternyata fitur utamanya sangat berbeda. Sehingga keduanya digunakan untuk kebutuhan yang berbeda pula. Secara umum, forklift digunakan untuk mengangkat beban yang berat sedangkan reach truck digunakan untuk mengangkat benda di ketinggian. Berikut ini beberapa penjelasan singkat tentang perbedaan forklift dan reach truck.

    Apa Itu Forklift?

    Perbedaan Forklift Dan Reach Truck

    Forklift adalah salah satu jenis alat berat yang umum digunakan untuk mengangkat beban berat. Pada perusahaan atau gudang, forklift digunakan untuk memindahkan, menumpuk, dan mengangkat benda atau palet dengan berat hingga 10 ton. Bentuk forklift ini identik dengan garpu di bagian depan yang digunakan untuk mengangkat beban. Alat berat yang satu ini bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan dan fleksibel untuk berbagai jenis pekerjaan.

    Forklift sendiri memiliki beragam jenis. Jenis forklift disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhannya. Kapasitas mengangkat forklift ini berbeda-beda tergantung dengan jenisnya mulai dari yang terendah sekitar 2 ton hingga mencapai 10 ton.

    Apa Itu Reach Truck?

    Berbeda dengan forklift, reach truck ini mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding dengan forklift sehingga bisa digunakan di area yang lebih sempit. Biasanya reach truck digunakan di sela-sela diantara rak gudang. Sesuai namanya, reach truck digunakan untuk mengangkat benda di ketinggian. Alat berat ini mempunyai banyak fitur seperti kamera yang menunjang jarak pandang operator ketika memindahkan barang.

    Reach truck ini bisa mengangkat benda pada ketinggian hingga 11 meter namun tinggi maksimal per alat tergantung dengan jenis dan merknya. Alat berat ini dibuat dengan menggunakan baterai dan listrik sebagai sumber energi sehingga tidak menghasilkan emisi gas. Tidak heran bila reach truck banyak digunakan untuk pekerjaan indoor atau dalam ruangan.

    Baca juga : Jasa Undangan Digital

    Perbedaan Forklift Dan Reach Truck

    Meskipun kedua alat berat sama-sama digunakan untuk mengangkat barang, namun fungsinya tentu berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan forklift dan reach truck.

    1. Kapasitas

    Karena fungsi yang berbeda, kapasitas reach truck pun berbeda dengan forklift. Reach truck hanya mampu mengangkat beban sekitar 3 ton, sedangkan forklift bisa mengangkat beban hingga 10 ton tergantung dengan jenis forklift.

    2. Jarak pandang

    Forklift menggunakan fitur jarak pandang yang lurus ke depan dimana operator bisa melihat apa yang ada didepannya. Meskipun ketika mengangkat beban berat jarak pandang bisa saja terhalang beban, namun operator forklift tetap bisa melihat ke depan dengan mudah. Sedangkan reach truck mempunyai banyak fitur untuk menunjang jarak pandang karena beban yang diangkat ke atas sedangkan alat berat banyak yang menghadap ke samping.

    3. Radius berputar

    Tergantung dengan desainnya, reach truck mempunyai radius putar yang lebih sedikit dibanding dengan forklift. Hal ini karena reach truck banyak digunakan pada area yang lebih sempit.

    4. Energi

    Semua reach truck menggunakan baterai dan listrik sebagai sumber energi. Sedangkan forklift bisa menggunakan energi dari diesel, bensin, LPG, dan juga listrik tergantung dengan jenisnya.

    Kapan Harus Menggunakan Forklift?

    Forklift ini lebih cocok digunakan untuk mengangkat beban yang berat. Biasanya forklift lebih cocok digunakan di lokasi konstruksi, gudang, bongkar muat, dan tempat lain yang membutuhkan mengangkat dan memindahkan barang berat. Alat berat ini juga membutuhkan lokasi kerja yang lebih luas. Bahkan forklift juga bisa digunakan di luar ruangan dengan medan yang susah sekalipun.

    Kapan Harus Menggunakan Reach Truck?

    Berbeda dengan forklift, reach truck lebih cocok digunakan untuk pekerjaan dalam ruangan. Alat berat ini juga tidak bisa mengangkat beban seberat forklift namun bisa mengangkat barang di ketinggian. Sehingga reach truck lebih cocok digunakan untuk gudang dengan rak yang tinggi dan sela-sela rak yang sempit. Karena menggunakan baterai, reach truck sebaiknya hanya digunakan di dalam ruangan saja.

    Meskipun sama-sama berfungsi mengangkat barang, namun forklift dan reach truck mempunyai fitur yang berbeda-beda. Memilih alat yang tepat sangat penting untuk memastikan bila alat bisa digunakan dengan baik. Jika Anda membutuhkan jasa sewa forklift, jangan ragu untuk segera menghubungi Artaforklift.