Tag: sewa forklift

  • Forklift Yang Banyak Digunakan

    Forklift Yang Banyak Digunakan

    Forklift Yang Banyak Digunakan– Memilih forklift untuk menunjang pekerjaan, seperti mencari pasangan hidup. Perlu memahami banyak hal, sehingga alat yang didapat nantinya bisa dipakai semaksimal mungkin. Apalagi saat ini sangat banyak tipe forklift yang tersedia pada jasa penyewaan atau toko penjualan alat-alat berat. Jika tidak pandai memilih bisa-bisa Anda rugi biaya, waktu, hingga efektivitas alat tersebut.

    Berikut ini tipe dari truk garpu tersebut, yang paling banyak dipakai. Coba Anda simak baik-baik manakah yang paling cocok untuk kebutuhan Anda, setelah itu barulah tentukan mana yang akan digunakan.

    Forklift Yang Banyak Digunakan

    Tipe Forklift Berdasarkan Jenis Bahan Bakar

    Forklift Yang Banyak Digunakan– Tipe pertama yang paling banyak digunakan adalah gasoline atau berbahan bakar gas karena lebih aman, untuk menggunakan di dalam maupun luar ruangan. Selain itu juga ramah lingkungan karena limbah yang dihasilkannya sangat minim, termasuk gas berbahaya.

    Ditambah pula harga dari forklift ini lebih terjangkau ketimbang tipe lainnya, walaupun untuk kinerjanya masih sangat terbatas yaitu jarak dua meter dan kapasitas maksimal 2 ton saja.

    Tipe kedua yaitu Forklift diesel yang kebanyakan dipakai untuk kebutuhan luar ruangan seperti proyek konstruksi, yang butuh mobilisasi material tertentu dari suatu tempat ke tempat lain. Tipe ini berbahan bakar solar yang masih mudah didapatkan di berbagai SPBU, makanya pengusaha konstruksi cinta berat dengan tipe ini.

    Soal kapasitas juga terbilang lebih tinggi, yaitu bisa mengangkat beban hingga 10 ton untuk ketinggian maksimal enam meter. Tapi untuk menggunakannya pengusaha atau pelaku bisnis lebih memilih sistem sewa karena harga Sewa forklift Harian tergolong murah. Begitu juga dengan proses perawatannya yang bisa dilakukan oleh siapapun, tanpa harus punya keahlian khusus. Jangan pakai alat ini di dalam ruangan karena gas buangannya termasuk kategori berbahaya, untuk kesehatan.

    Tipe ketiga adalah Forklift Electric sama halnya dengan tipe gasoline, forklift yang satu ini ramah lingkungan karena berbahan bakar listrik jadi tinggal isi ulang ketika dayanya habis. tipe forklift ini berada pada posisi menengah, karena kapasitasnya hanya mampu mengangkat beban maksimal lima ton dan mengangkatnya setinggi enam meter.

    Waktu penggunaannya cenderung terbatas, Anda hanya bisa menggunakannya maksimal delapan jam secara terus menerus lalu harus diisi ulang sebelum dipakai kembali.

    Tipe Forklift Berdasarkan Lokasi Penggunaan

    Forklift Yang Banyak Digunakan– Jika dilihat dari lokasi penggunaannya, forklift memiliki enam tipe yaitu industrial counterbalance yang sangat cocok untuk penggunaan pada toko maupun gudang barang. Kemampuannya akan sangat maksimal di atas bidang rata, dengan bantuan bagian garpu yang berfungsi mengangkat barang kemudian memindahkannya ke tempat lain.

    Adalagi tipe forklift side loader yang sangat cocok untuk mobilisasi pada jalan atau gang sempit, baik di dalam ruangan yang bentuknya memanjang ke atas atau untuk luar ruangan dengan kabin yang tertutup. Bagian pengangkat bebannya dilengkapi desain untuk memudahkan operator mengambil muatan, pada posisi memanjang atau lebar.

    Reach truck adalah tipe selanjutnya, dengan keunggulan mencapai lokasi dengan ketinggian tertentu. Kebanyakan pengusaha menggunakannya untuk mobilitas di dalam gudang, yang memiliki rak penyimpanan tinggi dan luas. Kemudian tipe rough terrain, yang keunggulannya terletak pada bagian ban super tebal. Makanya banyak dipakai untuk mengatasi pengangkutan barang pada medan sulit, berbatu, dan berlubang di luar ruangan.

    Forklift Yang Banyak Digunakan

    Untuk penggunaan umum dan paling mudah ada jenis hand pallet dan pengangkut, yang bisa dipakai siapa saja di dalam sebuah gudang penyimpanan. Hand Pallet lebih fokus pada pemindahan barang ke lokasi lain, sedangkan pengangkut akan membantu penataan barang atau menumpuk barang di sebuah lokasi tertentu agar terlihat lebih rapi.

    Terakhir adalah tipe telescopic handle yaitu forklift, untuk industri pertanian yang perlu pengangkatan produk pada lokasi yang tinggi. Ada beberapa fitur yang diandalkan oleh truk garpu jenis ini yaitu grabber truck, meja pengangkat, serta garpu palet. Jadi sangat memudahkan pekerjaan bongkar muat barang, kapasitas standar.

    Cara Merawat Forklift

    Untuk menggunakan tipe forklift yang Anda pilih dalam waktu lama, tentu butuh perawatan yang tepat. Sehingga tidak bermasalah ketika alat berat tersebut mengangkut beban dan bekerja, sesuai spesifikasinya. Cara yang tepat untuk merawatnya adalah dengan memeriksa secara berkala saringan yang ada pada alat tersebut, baik itu saringan oli, bahan bakar dan udara. Pastikan dalam kondisi layak pakai, jika tidak maka Anda perlu segera menggantinya.

    Cara berikutnya adalah mengganti oli setelah 300 jam penggunaan. Sama halnya dengan kendaraan bermotor penggantian oli yang rutin akan menjaga mesin, agar tetap berfungsi dengan baik. Anda juga perlu memeriksa bagian hydraulic system, yang berkaitan langsung dengan pengangkatan beban dan operasional alat secara keseluruhan. Jangan abaikan pula kondisi mesin dan perangkat lainnya, lakukan penyetelan ulang bila diperlukan.

    Baca juga : Jasa Undangan Digital

    Terakhir adalah memeriksa aksesoris, yang terdapat pada truk garpu tersebut dan memastikannya dalam kondisi terbaik. Mulai dari lampu samping, depan, belakang, kaca spion dan lain-lain sebab keberadaannya akan sangat menunjang performa alat tersebut.

    Itulah penjelasan lengkap, tentang tipe forklift yang tersedia di pasaran. Sekarang saatnya Anda untuk memilih dan menentukan kapasitas yang tepat untuk digunakan pada kegiatan bisnis. Pastinya Anda lebih puas karena bisa mendapatkan, forklift terbaik.

  • Forklift Manual Dan Kelebihannya

    Forklift Manual dan Kelebihannya

    Forklift Manual dan Kelebihannya-Para pengusaha yang bergerak di bidang logistik, pastinya sudah sangat familiar dengan yang namanya forklift. Alat berat yang juga disebut truk garpu ini bermanfaat untuk mobilisasi barang dari satu lokasi ke lokasi lain, dengan jarak berdekatan. Dari berbagai jenis yang tersedia di pasaran, forklift manual merupakan yang paling banyak dipakai.

    Banyak kelebihannya yang membuat operator Forklift nyaman menggunakanya.

    Berikut ini Anda akan dicerdaskan dengan informasi, seputar bagian-bagian dari forklift jenis manual, apa saja kelebihan dari alat berat tersebut dan juga bagaimana cara menggunakannya. Bacalah hingga tuntas, agar Anda semakin paham dan bisa menggunakan informasi ini sesuai kebutuhan Anda.

    5 Bagian dari Forklift Manual

    Bagian dari forklift terdiri dari lima komponen, yang pertama yaitu counterweight yang terletak pada bagian belakang alat. Fungsinya sebagai penyeimbang alat saat mengangkat beban, agar alat tidak miring atau jatuh ke belakang .

    Forklift Manual dan Kelebihannya

    Kedua yaitu mast yang berupa besi dan berhubungan langsung dengan sistem hidrolik pada alat tersebut. Fungsinya untuk membantu memaksimalkan proses tilting dan lifting.

    Ketiga adalah fork atau garpu yang terletak di bagian depan Forklift Manual, berbentuk dua besi horizontal sejajar dengan bagian bawah alat. Fungsinya adalah sebagai tempat barang diletakkan dan dibawa, ke tempat pemindahannya. Biasanya fork memiliki panjang berkisar 2,5 meter tergantung jenis dan kapasitas dari alat, makin besar kapasitas akan semakin panjang dan berat bobot forknya.

    Bagian keempat adalah carriage merupakan penghubung antara fork dan mast. Letaknya diantara kedua bagian tersebut atau dijadikan penyangga fork, agar bisa diangkat oleh mast.

    Terakhir yaitu overhead guard yang menjadi pelindung operator yang menggunakan alat ini. Letaknya pada bagian atap truk garpu, terbuat dari bahan super kuat dan tahan terhadap cuaca panas maupun hujan sehingga operator bisa nyaman mengendarai forklift, dalam kondisi cuaca apapun. Fungsinya juga melindungi dari kemungkinan tertimpa beban, yang jatuh dari bagian depan alat.

    Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Forklift Manual?

    Banyak kelebihan yang dimiliki oleh Forklift Manual jika dibandingkan dengan otomatis, yaitu mudah dioperasikan bahkan oleh operator baru sekalipun. Sebab menggunakan sistem yang sama dengan pengoperasian mobil standar. Yaitu ada bagian rem, gas, pedal, dan juga kopling. Sangat cocok untuk pemula yang ingin menjadi operator forklift handal.

    Kelebihan selanjutnya adalah harganya yang lebih murah jika dibandingkan otomatis, jadi bisnis skala kecil sudah bisa memilikinya atau menyewanya dengan harga terjangkau dengan cara sewa forklift harian. Selanjutnya alat ini juga punya spare part yang mudah ditemukan di berbagai toko alat berat, sama halnya dengan spare part kendaraan standar seperti mobil dan truk.

    Sedangkan kekurangannya adalah kapasitas angkut beban yang bisa diangkut sangat terbatas. Yaitu hanya tiga kategori yaitu kapasitas tertinggi delapan ton ke atas, kemudian lima ton, dan terendah yaitu tiga ton. Jadi kurang cocok jika akan digunakan untuk bisnis logistik skala besar, dengan jumlah dan kapasitas barang yang sangat berat.

    Kekurangan lainnya adalah, tidak cocok untuk penggunaan di dalam ruangan sebab masih menggunakan bahan bakar solar. Bahan yang satu ini sangat rentan mengeluarkan zat emisi yang berbahaya, jika dihirup terlalu sering dan lama, bisa berdampak pada kesehatan manusia.

    Makanya ada yang berpikir dua kali untuk memilihnya, walaupun harga murah karena bidang logistik kebanyakan beraktivitas di dalam gudang bukan?

    Satu lagi kekurangan yang perlu Anda perhitungkan yaitu fungsi belok pada alat ini cukup susah, karena bagian roda yang tergolong berat. Jika tidak mahir maka pada awal menggunakan Forklift Manual akan mengalami kesulitan, sebelum terbiasa dan bisa menyiasatinya dengan trik yang tepat.

    Forklift Manual dan Kelebihannya

    Bagaimana Cara Menggunakan Forklift Manual?

    Apakah Anda berminat untuk memiliki atau menyewa produk forklift dengan transmisi manual ini? Pastikan dulu berapa kapasitas forklift yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan usaha, apakah diakomodir atau tidak oleh jenis alat berat ini. Kemudian Anda harus memastikan bahwa alat tersebut memiliki garansi jika ingin membelinya, perawatan berkala dan penggantian alat berat jika Anda memilih penggunaan sistem sewa.

    Setelah itu Anda bisa langsung datang ke dealer atau penyedia jasa sewa, untuk melihat langsung forklift yang tersedia. Komunikasikanlah kebutuhan Anda dan apa yang mereka miliki untuk memenuhinya. Jangan lupa untuk memastikan jenis ban yang digunakan pada alat tersebut masuk kategori terbaik, untuk memaksimalkan kinerjanya nanti. Jika tidak tentunya Anda akan keluar biaya tambahan membeli ban tiap sebentar karena rentan bocor atau rusak, akibat overload kapasitas yang ditahannya.

    Semoga informasi terkait Forklift Manual di atas bisa menjawab semua pertanyaan Anda, seputar alat berat yang paling dicari oleh penggelut bisnis logistik tersebut. Jika Anda baru merintis bisnis mungkin bisa memilih membeli atau sewa jenis manual ini, dengan kapasitas sedang.

    Agar semua proses usaha yang membutuhkan alat berat berbentuk garpu ini, bisa berjalan lancar. Mau transaksi langsung? Kunjungi artaforklift.com/ dan dapatkan produk terbaik untuk kebutuhan Anda

  • Sejarah Forklift Dan Perkembangannya

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya– Dikenal dengan nama fork truck, sejarah forklift telah hadir sejak 80 tahun yang lalu atau bahkan lebih. Sejak dulu keberadaan alat yang satu ini memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri. Meskipun tidak diketahui dengan pasti siapa penemu alat yang satu ini, namun pihak perusahaan yang memproduksi alat tersebut untuk pertama kali diketahui berasal dari Clark Company yang mulai diproduksi olehnya pada tahun 1917.

    Dengan fungsi yang dimilikinya, tak perlu lama untuk memperkenalkan alat ini pada seluruh penjuru dunia. Pasalnya banyak sekali bidang perindustrian yang mulai tertarik untuk menggunakannya. Hal ini terbukti dari banyaknya perusahaan yang turut menggunakan alat berat tersebut hingga saat ini.

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya

    Sementara itu, banyak pula di antaranya masyarakat yang tidak tahu dengan pasti bahwa forklift yang sekarang berbeda dengan jenis forklift sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan tingkat kecanggihan teknologi masa kini. Sehingga banyak bagian yang mulai dieliminasi dan diupgrade dengan beberapa bagian baru lainnya.

    Sejarah forklift pada awal penemuannya

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya– Untuk jenis truck fork pertama kali yang digunakan adalah jenis truk tangan. Alat yang satu ini dibuat dengan menggunakan roda besi cor serta as dari besi tempa. Dengan alat tersebut, tentunya para pekerja pun tidak perlu lagi menggunakan akat pengangkut beroda empat. Bahkan para pekerja yang melakukan aktivitas di dermaga pun tidak perlu merasa khawatir kembali akan terkena cedera karena harus mengangkat beragam jenis benda atau barang dengan ukuran besar.

    Sementara itu, memasuki tahun 1887, model dari truck fork mulai dibuat untuk pertama kalinya. Alat yang satu ini dikenal dengan kemampuannya yang dapat mengangkat beban pada platform tertentu dangan jarak beberapa inci dari bagian tanah. Setelah itu, di tahun 1909 mulai hadir versi terbaru yang dimilikinya yang dibuat dengan model truck fork. Sedangkan bahan yang digunakannya adalah besi. Alat ini mulai dikomersilkan meski keberadaannya berada dalam jumlah sedikit. Hal ini berkaitan dengan kekuatannya yang masih lemah.

    Setelah itu, di tahun 1917, perusahaan Clark Company mulai memperkenalkan mesin terbaru yang mulai diproduksi olehnya. alat tersebut dikenal dengan nama tructractor yaitu jenis kendaraan pengangkut yang memiliki keseimbangan tinggi dan dapat digunakan di area pergudangan atau bahkan pabrik.

    Pada mulanya Clark tidak berencana untuk melakukan penjualan dari jenis kendaraan tersebut. Pasalnya tructractor yang dimilikinya hanya ditujukan untuk penggunaan secara peibadi di dalam perusahaan yang dimilikinya saja. Namun setelah banyak orang yang melakukan kunjungan dan melihat kendaraan tersebut, mereka meminta Clark untuk menjualnya.

    Dari permintaan tersebutlah perusahaan yang satu ini mulai membuat alat tersebut secara masal dan melakukan penjualan atasnya. Dengan demikian, sejarah mengenai penggunaan forklift pun dimulai dari saat ini. Meskipun desain yang dimilikinya semula berbeda dengan jenis forklift yang ada saat ini. Namun keberadaannya telah menginspirasi hadirnya alat forklift yang banyak digunakan pada saat ini.

    Keberadaan truck fork yang semakin canggih dan bertenaga

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya– Seiring dengan perkembangan zaman seta teknologi yang semakin canggih. Truck ini pun mengalami perubahan yang terlihat dari segi kekuatannya. Seperti di tahun 1920, truck ini mulai menggunakan sistem hidraulik sehingga menjadikannya sebagai alat yang lebih kuat dalam mengangkut beban. Tidak hanya itu, komponen listrik juga mulai digunakan pada alat ini, utamanya pada bagian derek kecil yang berfungsi sebagai alat untuk mengangkat beban ke bagian dasar truck.

    Sejarah Forklift Dan Perkembangannya

    Dalam perkembangan lainnya, juga terlihat dari segi kecepatan truk. Jika sebelumnya truk tersebut memiliki kecepatan yang lambat. Kini truk tersebut semakin cepat sekali pun kehadirannya disertai dengan beban yang berat.

    Penambahan cantilever sebagai pengakut barang secara vertikal

    Cantilever dikenal sebagai tiang pengangkat yang dapat digunakan secara vertikal. Alat ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1923 oleh para insinyur yang berasal dari Universitas Yale. Alat tersebut dibuat dengan menggunakan arus listrik yang dapat digunakan dengan cara mengangkat bagian garpu serta muatan yang ada padanya dengan melalui tiang cantilever itu tadi.

    Alat inilah yang kemudian dikenal sebagai awal mula dari forklift yang ada saat ini. Meski demikian kehadiran alat tersebut dinyatakan kurang populer. Hal ini berkaitan dengan salah satu kekuatan yang dimilikinya. Kekurangannya tersebut berasal dari bagian palet yang terlalu lebar atau bahkan terlalu kecil, sehingga kurang efektif untuk digunakan mengangkut barang.

    Dari penjelasan di bagian atas tadi, tentunya Anda dapat melihat bahwa forklift yang ada saat ini berawal dari sebuah truk yang mungkin kehadirannya memiliki bentuk berbeda dengan forklift saat ini. Meski demikian, penggunaannya jelas ditujukan untuk hal yang sama.

    Karena itulah jika dilihat dari segi fungsi atau penggunaan tentunya tidak ada banyak perubahan dari sejarah forklift tersebut. Pasalnya penggunaan forklift tetap ditujukan untuk hal yang sama yaitu membantu bidang perindustrian di area pergudangan dan lainnya.

    Sementara itu, bagi Anda yang membutuhkan forklift dengan harga terjangkau. Cobalah untuk menggunakannya dengan cara sewa di Asheforklift. Selain dikenal dengan penawaran harga menarik, forklift yang ditawarkannya pun cukup beragam. Lihat Ukuran Forklift yang Arta Forklift sediakan.

  • Mengoperasikan Forklift Dengan Aman

    Mengoperasikan Forklift dengan Aman– Memahami cara menggunakan forklift dengan aman tentunya menjadi hal yang wajib diketahui oleh tiap operator. Sebab alat berat yang satu ini sangat berbahaya dan termasuk salah satu penyebab kecelakaan kerja paling banyak dan paling mematikan dalam lingkungan industri.

    Jika dilihat, mengendarai forklift memang seperti mengendarai truck atau kendaraan berat lainnya. Tapi bedanya, forklift merupakan alat berat yang dikendarai di dalam ruangan, dengan medan yang lebih sempit.

    Jadi sudah pasti operator forklift harus bisa bermanuver agar truknya tidak menabrak dan rak-rak yang akan ia lewati. Dan kemampuan seperti ini tidak bisa dilakukan oleh operator biasa yang belum terlatih.

    Menggunakan Forklift dengan Aman

    Orang yang Boleh Menggunakan Forklift

    Mengoperasikan Forklift dengan Aman– Sebagai pengusaha yang membutuhkan forklift, Anda juga perlu tahu bahwa tidak semua orang boleh menggunakan alat ini. Karena ternayata, ada persyaratan khusus yang wajib dipenuhi agar bisa menggunakan forklift dengan aman.

    1. Memiliki Lisensi atau Surat Izin Mengoperasikan Forklift

    Dikutip dari situs Forklift Safety, salah satu syarat orang boleh mengoperasikan lift truck adalah sudah mengantongi surat izin resmi dari instansi tertentu. Secara global, usia orang yang bisa mendapatkan surat izin ini harus di atas 18 tahun.

    Surat izin ini didapatkan setelah melakukan uji kelayakan dan kemampuan operator. Di Indonesia sendiri, sudah banyak tempat uji untuk mendapatkan SIO (Surat Izin Operasi) forklift.

    2. Sudah Pernah Mengikuti Pelatihan Forklift

    Operator forklift juga wajib mengikuti pelatihan minimal 1 kali untuk jenis forklift yang akan mereka gunakan. Biasanya, calon operator yang akan mengikuti tes untuk mendapatkan SIO akan ditanya apakah mereka pernah ikut pelatihan atau tidak.

    Karena tidak seperti ten SIM mobil atau motor, tes untuk mendapatkan SIO ini tidak bisa didapatkan hanya dengan dasar otodidak saja.

    Pelatihan forklift akan memakan waktu dari 2 minggu hingga lebih dari 2 bulan. Tergantung jenis forklift dan tingkat kesulitan alat yang akan operator gunakan.

    3. Menguasai Medan Jalanan

    Terakhir, operator juga harus menguasai medan agar bisa menggunakan forklift dengan aman. Karena seperti yang sudah dikatakan tadi, lift truck ini akan digunakan di dalam ruangan dengan banyak lorong atau rak. Sehingga operator harus menguasai dulu medan jalanan tempat mereka akan bekerja.

    Biasanya adaptasi dilakukan dengan mengendarai forklift di lapangan langsung tanpa membawa beban. Dengan begitu, operator bisa tahu dimana ia harus berbelok, bagaimana cara bermanuver, atau melakukan pergerakan lainnya tanpa menabrak maupun menyenggol barang di sekitar.

    Proses adaptasi dan pengenalan pada medan jalanan ini juga tidak berlangsung 1 atau 2 hari saja. Biasanya operator yang sudah profesional sekalipun butuh waktu hingga 1 minggu untuk memahami layout bangunan tempat ia bekerja.

    Tips Menggunakan Forklift dengan Aman

    Cara mengoperasikan forklift yang aman pastinya akan dipelajari oleh tiap operator yang mengikuti pelatihan. Namun jika Anda adalah seorang HRD atau pemilik usaha tersebut yang tidak ikut pelatihan, tidak ada salahnya juga memahami apa saja hal yang perlu dilakukan agar forklift bisa dioperasikan dengan aman.

    Dengan begitu Anda bisa menegur operator ketika lalai atau ceroboh dalam menjalankan alat tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa tips mengoperasikan lift truck dengan aman dan mengurangi resiko kesalahan dalam kerja.

    1. Periksa Peralatan dan Bagian-Bagian Forklift Sebelum Digunakan

    Layaknya ketika ingin mengendarai mobil, operator juga wajib memeriksa seluruh bagian penting dalam forklift sebelum digunakan. Biasanya akan diperiksa adalah rem, hidrolik, ban, oli, diesel atau bahan bakar, dan masih banyak lagi.

    Ketika ada salah satu bagian dalam forklift yang tidak bisa dioperasikan dengan benar, maka operator harus langsung melapor dan tidak boleh menggunakan alat tersebut.

    Dalam menggunakan forklift, tidak ada yang namanya toleransi kerusakan atau membiarkan sementara kerusakan tersebut. Sebab kerusakan sedikit saja harus langsung diperbaiki karena bisa membahayakan nyawa operator maupun pegawai yang lain.

    2. Gunakan Klakson Tiap kali akan Melewati Lorong

    Berikutnya, operator wajib membunyikan klakson tiap kali akan berbelok ke lorong atau rak yang sempit. Hal ini menjadi tanda kepada pegawai lain bahwa ada forklift yang akan lewat.

    mengendarai-forklift-yang-aman

    Selain itu, klakson juga wajib digunakan ketika operator akan melewati tempat atau jalanan yang sempit dan sedang dipenuhi pegawai lain. Suara forklift memang sudah cukup berisik, namun beberapa truk keluaran terbaru memiliki suara yang jauh lebih senyap.

    Sehingga bisa saja pegawai tidak menyadari keberadaan forklift dan lewat ke jalur yang harusnya dilalui oleh alat ini.

    Jadi walaupun tidak keras, operator tetap wajib membunyikan klakson tiap kali akan menggunakan jalur yang sedang dipenuhi oleh pegawai lain. Fungsinya adalah untuk menandakan bahwa ada forklift yang akan lewat dan pegawai yang lain diminta menepi sejenak.

    3. Selalu Pasang Perlengkapan Safety

    Tips yang terakhir untuk menggunakan forklift dengan aman adalah selalu menggunakan perlengkapan keamanan atau safety tiap kali mengoperasikan alat ini. Baik ketika ingin menggunakannya selama berjam-jam maupun hanya 15 menit.

    Safety yang paling utama dalam forklift tentunya sabuk pengaman. Beberapa jenis alat yang digunakan di daerah pembangunan atau konstruksi juga mewajibkan operatornya menggunakan helm serta sarung tangan.

    Anda perlu Sewa Forklift Profesional di Bogor? Hubungi Arta Forklift di Area Bogor

    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Menggunakan Forklift

    Setelah mengetahui apa saja tips menggunakan forklift dengan aman, berikutnya Anda juga wajib tau apa saja hal yang tidak boleh dilakukan ketika sedang mengendarai forklift, di antaranya adalah:

    1. Mengendarai dengan Kecepatan Tinggi

    Forklift bukanlah kendaraan yang didesain untuk berkendara dengan kecepatan tinggi. Apalagi ketika truk dalam keadaan mengangkut beban.

    Meskipun sedang terburu-buru, operator forklift tidak boleh mengendarai alat ini dengan kecepatan di atas 8 miles per hours atau sekitar 12 KM per jam. Beberapa forklift bahkan hanya didesain untuk jarak dekat dengan maksimal kecepatan di bawah 10 KM per jam.

    Dengan begitu, operator bisa mengendarai alat ini dengan lebih aman tanpa khawatir merusak fasilitas lain ketika tidak sengaja menabrak bagian di dalam pabrik, gudang atau jenis gedung lainnya.

    2. Meninggalkan Forklift dalam Keadaan Mengangkut Beban

    Kecerobohan operator yang paling sering dilakukan adalah meninggalkan truk dalam keadaan mengangkut beban. Padahal perilaku seperti ini sangat bertolak belakang dengan cara menggunakan forklift dengan aman dan selalu diingatkan dalam proses pelatihan.

    Roda forklift yang licin akan sangat mudah berputar sendiri bila ditempatkan di permukaan tanah meskipun hanya miring sedikit. Ditambah lagi bila ada beban, maka alat ini akan sangat cepat bergerak dan tidak bisa dihentikan lagi.

    Itulah mengapa, forklift harus selalu diparkirkan dalam keadaan bagian belakang menghadap tembok dan bagian depan di ganjal batu bata atau kotak untuk menahan rodanya. Kemudian operator juga wajib menggunakan rem tangan tiap kali forklift berhenti.

    3. Melewati Jalan yang Basah oleh Cairan Apapun

    Terakhir, forklift tidak boleh berjalan di permukaan jalanan yang basah oleh cairan apapun. Baik itu carian pembersih, air yang tumpah tanpa sengaja, maupun basah karena cipratan air hujan. Permukaan tanah yang akan dilewati forklift wajib sudah dikeringkan dengan pel maupun secara alami.

    Itulah dia beberapa tips dan cara menggunakan forklift dengan aman. Jika Anda sedang mencari forklift untuk disewa atau ingin membeli yang bekas, Arta Forklift siap memenuhi kebutuhan Anda.

  • Yuk, Kenali Forklift Industri!

    Yuk, Kenali Forklift Industri!

    Yuk, Kenali Forklift Industri!– Forklift industri kadang juga disebut sebagai truk pengangkut karena banyak digunakan di industri terutama untuk memindahkan, menaikkan, atau menurunkan material. Forklift ini tidak tercipta secara instan dan tiba-tiba sehingga dapat dijadikan sebagai alat bantu di dunia industri. Pada kesempatan ini Anda akan mendapatkan informasi mengenai apa itu forklift dan seluk beluknya.

    forklift industri

    Sejarah Forklift Industri

    Yuk, Kenali Forklift Industri!– Seperti halnya sebuah teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa, forklift industri juga mengalami pembaruan dan penyesuaian agar fungsinya dapat beroperasi maksimal seperti sekarang ini.

    Truk tangan adalah forklift pertama yang digunakan di dermaga. Alat berat ini didesain dengan pemanfaatan roda besi cor dan juga besi tempa. Jadi, barang bisa diangkut dan dipindahkan tanpa perlu menggunakan gerobak roda empat. Selain itu, kemungkinan terjadinya cedera pada para pekerja yang mengangkat alat-alat berat juga berkurang. Lebih lengkapnya simak sejarah dan perkembangan forklift berikut ini:

    1. Tahun 1887 truk pertama

    Alat berat dengan model truk “fork” atau garpu dibuat untuk pertama kalinya di tahun 1887. Pada saat itu, forklift hanya mampu mengangkat sebuah beban dengan ketinggian beberapa inci saja dari permukaan tanah. Ketahanannya pun belum terlalu kuat dan jumlah armadanya hanya terbatas.

    2. Tahun 1909 truk besi

    Pada tahun 1909 model truk forklift telah diperbarui dengan versi besi. Alat berat ini juga dikomersilkan sehingga jumlahnya lebih banyak daripada versi yang pertama.

    3. Tahun 1917 trucktractor

    Clark Company membuat alat bernama “trucktractor” yang merupakan sebuah kendaraan yang dapat mengangkut beban namun memiliki tempat duduk yang seimbang. Di sinilah turning point sebuah forklift karena Clark Company memfokuskan penggunaan forklift untuk kegiatan di gudang dan pabrik.

    4. Tahun 1920 truk fork bertenaga

    Kendaraan berat ini mengalami pembaruan sehingga menjadikannya semakin kuat. Selain itu, mesin hidrolik juga ditambahkan dalam mekanisme forklift sehingga dapat mempermudah dalam proses pengangkutan muatan. Di masa 1920an juga telah dikembangkan forklift dengan mesin derek.

    5. Tahun 1923

    Komponen utama forklift secara resmi ditingkatkan dengan penambahan cantilever atau tiang pengangkat. Sistemnya juga diperbarui dengan menciptakan arus listrik sehingga garpu dapat mengangkat muatan. Tetapi ada masalah serius yang dihadapi yaitu pallet atau garpu ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil sehingga alat mengalami kesulitan pengambilan barang.

    6. Tahun 1930an

    Pada tahun ini muncul solusi bagi varian forklift sebelumnya. Munculnya standarisasi untuk ukuran garpu mulai dari panjang, lebar dan juga jarak fork satu dengan fork lainnya. Jadi, ukuran fork pada alat berat ini mulai disamakan.

    7. Era Perang Dunia II

    Pada era ini ternyata forklift semakin dikenal publik sehingga permintaannya juga meningkat. Tidak di sangka, selain senjata untuk menyerang, kemiliteran juga perlu forklift untuk memindahkan muatan ke kapal serta pesawat.

    Jenis-jenis Forklift Industri

    Yuk, Kenali Forklift Industri!– Berkembangnya teknologi membuat jenis forklift menjadi berbagai macam sehingga dapat digunakan pada berbagai lokasi industri. Berikut adalah beberapa macam forklift yang kerap dijumpai di dunia perindustrian:

    1. Forklift Diesel

    Pada umumnya memiliki kapasitas hingga 10 ton dengan level ketinggian mencapai 6 meter. Jenis ini paling sering digunakan karena harganya terjangkau. Tidak cocok digunakan di industri kuliner atau obat-obatan.

    2. Forklift Elektrik

    Kendaraan berat paling ramah lingkungan adalah jenis forklift elektrik karena ia tidak mengeluarkan asap hasil emosi. Pada umumnya forklift versi elektrik digunakan pada sektor industri konsumsi karena kehigienisan dan tidak mengkontaminasi produk dengan asap yang dikeluarkan pasca pembakaran, Kapasitasnya mencapai 5 ton dan ketinggiannya mencapai 6 m.

    3. Forklift LPG

    Jenis ini dapat mengangkat beban hingga mencapai 2 ton dengan level ketinggian mencapai 2 m.

    4. Forklift Reach Truck

    Alat berat ini dapat mengangkut hingga 2,5 ton dengan level ketinggian yang mumpuni. Ia dapat mengangkat atau memindah barang yang memiliki ketinggian mencapai 8.5 dan 12 m.

    Demikianlah informasi mengenai forklift industri mulai dari sejarah dan perkembangannya dari masa ke masa hingga jenis-jenis forklift yang kerap digunakan di ranah perindustrian. Jika Anda ingin menyewa forklift usaha Anda, segera hubungi Arta Forklift agar kami dapat merekomendasikan forklift sesuai dengan kebutuhan dan keadaan perusahaan Anda.

  • 5 Penyebab Kerusakan Forklift

    5 Penyebab Kerusakan Forklift– Sebagai langkah perencanaan, ada baiknya Anda ketahui apa saja sebab kerusakan forklift yang sering terjadi. Karena walaupun dibeli dari luar negeri dengan biaya hingga ratusan juta, tetapi cepat atau lambat truck ini akan segera rusak bila tidak dirawat dengan baik.

    Biaya perbaikan forklift juga bisa berkali-kali lipat dari harga reparasi mobil atau motor. Karena jika harus mengganti salah satu spare part dalam mesin ini, maka Anda perlu meng-import dari luar negeri.

    Sedangkan jika Anda merental forklift, kerusakan yang terjadi ketika kontrak sewa masih berlaku perlu diganti sesuai dengan kontrak tersebut. Dan bukan hal yang mustahil bila Anda perlu mengganti senilai dengan harga lift truck tersebut.

    Oleh karena itu, mari kita pahami lebih jauh mengenai penyebab kerusakan forklift dan cara menghindarinya.

    Penyebab Kerusakan Forklift

    Berapa Lama Masa Guna Forklift?

    Layaknya mobil, motor, atau kendaraan dan benda otomotif lainnya, forklift juga memiliki masa efektif atau masa guna. Jika mengacu pada situs ARPAC, masa guna forklift adalah dari 8 ribu jam hingga 20 ribu jam. Melewati masa tersebut, maka akan muncul masalah-masalah yang bisa dirasakan.

    Artinya, lift truck bisa digunakan dengan baik setidaknya 2 tahun jika digunakan setiap hari kerja pada umumnya. Sedangkan jika digunakan hanya 1 atau 2 kali dalam seminggu di hari-hari distribusi saja, mungkin masa gunanya bisa lebih panjang.

    Jangan lupa, forklift yang dirawat juga pastinya bisa lebih awet dibandingkan yang tidak terawat. Jadi jangan sepelekan masalah perawatan harian pada kendaraan ini.

    5 Penyebab Kerusakan Forklift

    Meskipun terlihat seperti kendaraan yang kokoh, ternyata ada banyak hal sepele yang bisa menjadi sebab kerusakan pada forklift. Bahkan beberapa dari Anda pasti ada yang pernah atau sering melakukan kesalahan ini.

    Jadi agar tidak menyebabkan masalah yang semakin parah, ketahuilah apa saja penyebab kerusakan lift truck berikut ini.

    1. Operator Kurang Handal

    Seperti yang Anda tahu, forklift tidak bisa dikendarai oleh sembarang orang. Bahkan orang yang bisa mengendarai truck dan kendaraan besar sekalipun tidak menjamin bisa mengoperasikan lift truck dengan baik.

    Jika dipaksakan, forklift bisa rusak karena kecerobohan maupun ketidakpahaman dari dari sang operator forklift dalam mengendarai alat ini.

    Oleh karena itu, dibutuhkan SIM atau surat izin khusus bernama “Fork Lift Truck driving licence”. Surat izin ini hanya bisa didapatkan ketika operator atau salah satu dari karyawan perusahaan Anda sudah menyelesaikan training resmi maupun dari pihak swasta yang menyediakan.

    2. Ceroboh dalam Mengangkat Pallet

    Selanjutnya adalah mengenai pallet atau garpu yang ada di bagian depan lift truck. Pallet ini memang bisa mengangkat beban hingga lebih dari 3 ton dengan bantuan hidrolik. Namun jika tidak hati-hati, pallet ini juga sangat mudah patah dan tergelincir.

    Salah satu kecerobohan yang paling sering dilakukan adalah mengangkat dan menurunkan pallet dengan terlalu cepat. Sehingga hidrolik bisa bocor dan membuat pallet tidak bisa mengangkat beban yang dibawa.

    Selain itu, membawa dan memindahkan box dalam keadaan pallet terangkat juga menjadi salah satu sebab kerusakan forklift yang paling sering terjadi. Karena berdasarkan ketentuan, pallet harus berada di bawah 15 cm dari permukaan ketika forklift akan berjalan.

    3. Tidak Memahami Beban Maksimal yang Bisa Diangkat

    Tiap forklift memiliki spesifikasi dan tipe yang berbeda-beda. Artinya, maksimal beban yang bisa diangkat oleh tiap tipe juga bervariasi.

    Umumnya forklift bisa mengangkat beban maksimal 3 ton dalam satu kali angkut. Sedangkan tipe yang lebih besar untuk kebutuhan konstruksi bisa mengangkut beban hingga lebih dari 25 ton. Sebagai operator maupun pemilik lift truck informasi seperti ini wajib Anda pahami.

    Memaksa forklift mengangkut beban melebihi batas normal bisa menyebabkan kerusakan fatal. Salah satu contohnya adalah mesin hidrolik yang bocor hingga pallet patah karena tidak bisa menahan beban.

    4. Menggunakan Forklift di Permukaan Jalan yang Tidak Sesuai Ketentuan

    Seperti yang sudah dikatakan tadi, ada banyak jenis forklift dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Tidak semua jenis forklift juga bisa digunakan di jalanan yang sama.

    Jenis industrial forklift, yang biasa digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan, bisa digunakan pada medan jalanan yang licin, tidak rata dan tidak mulus. Sedangkan counterbalance forklift, yang biasa digunakan di gudang dan industri, hanya bisa digunakan di permukaan jalan yang mulus seperti lantai plester.

    Menggunakan forklift tidak sesuai jalan yang ditentukan akan menjadi sebab kerusakan forklift di bagian bannya. Sebab ban counterbalance forklift akan cepat aus dan rusak bila digunakan dijalan aspal yang tidak rata, sedangkan insdustrial forklift akan merusak lantai bila digunakan di dalam ruangan.

    5. Jarang Mengganti Oli atau Memeriksa Mesin Forklift

    Sebab kerusakan forklift yang terakhir adalah jarang atau tidak pernah sama sekali melakukan maintenance pada mesin. Karena layaknya kendaraan dan benda otomotif lainnya, forklift yang setiap hari dipakai harus sering di-maintain agar tidak cepat rusak.

    Umumnya forklift yang jarang diganti oli akan cepat patah di bagian hidrolik, stir maupun pallet. Sedangkan jika mesinnya tidak pernah dibersihkan, maka akan cepat overheat hingga mogok dan tidak bisa dinnyalakan sama sekali.

    Proses mengganti oli pada forklift bisa dilakukan sendiri oleh operator yang sudah paham maupun oleh tenaga profesional. Jika Anda menyewa tenaga profesional, usahakan untuk meminta pemeriksaan mesin yang lain secara bersamaan.

    Bagaimana Cara Merawat Forklift agar Tidak Cepat Rusak?

    Setelah mengetahui apa saja sebab kerusakan forklift, sekarang waktunya Anda mempelajari cara merawat lift truck ini agar tidak cepat rusak. Seperti yang sudah dikatakan tadi, harga lift truck di Indonesia sangat mahal. Jadi akan sangat disayangkan bila Anda tidak merawatnya. Oleh karena itu, ikutilah langkah-langkah perawatan forklift berikut.

    Ganti Cairan Hidrolik dan Oli Secara Teratur

    Mengganti oli secara teratur minimal 2 bulan sekali menjadi salah satu cara paling mudah untuk menghindari berbagai macam sebab kerusakan forklift. Karena dengan rutin mengganti oli, artinya pelumas di setiap mesin maupun sendi pada forklift akan terus terawat dan mencegah terjadinya aus.

    Sedangkan untuk hidrolik, penggantiannya perlu dilakukan tiap kali sudah hampir habis. Jangan menunggu hingga tangki hidrolik kosong sepenuhnya.

    Hal yang sama juga harus dilakukan pada baterai hidrolik. Segera ganti baterai tersebut dengan yang baru ketika dayanya tersisa 25% atau 20%.

    Selalu Rem Tangan dan Matikan Mesin Ketika Tidak Digunakan

    Beberapa dari Anda mungkin ada yang pernah ceroboh dan membiarkan mesin forklift menyala ketika sedang ditinggal sebentar. Padahal kebiasaan seperti ini sangat membahayakan untuk pekerja yang lain maupun untuk mesin lift truck itu sendiri.

    Dengan beban truk yang sangat berat, forklift bisa dengan mudah tergelincir atau mundur sendiri bila tidak ditinggal dalam kondisi mesin menyala dan berada di permukaan yang tidak rata.

    Oleh karena itu, selalu patuhi aturan dengan memarkirkan forklift dalam keadaan rem tangan dipasang serta mesin mati di permukaan tanah yang rata. Jangan lupa gunakan batu bata untuk mengganjal roda forklift agar tidak mundur.

    Itulah dia kumpulan sebab kerusakan forklift beserta cara merawatnya. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut atau berencana rental forklift, silahkan kunjungi Arta Forklift untuk mendapatkan penawaran terbaik.

  • Jenis Forklift Berdasarkan Kegunaannya

    Jenis Forklift Berdasarkan Kegunaannya– Sebelum memutuskan untuk beli lift truck sendiri, ada baiknya Anda pahami dulu apa saja jenis forklift yang biasa digunakan dalam industri dan pabrik. Karena meskipun bentuknya serupa, tetapi alat ini punya fungsi yang berbeda-beda.

    Secara umum, forklift memang digunakan untuk mengangkut muatan atau barang dengan berat di atas 3 ton. Tetapi ada yang dibuat khusus untuk mengangkat barang saja, ada yang bisa digunakan untuk memindahkan barang dengan jarak tertentu, ada juga yang dibuat untuk mengambil dan menyimpan barang.

    Oleh karena itu agar tidak bingung dan salah beli, mari kita pelajari apa saja jenis forklift berdasarkan kegunaannya dalam artikel berikut ini.

    Jenis Forklift Berdasarkan Kegunaannya

    Mengetahui 8 Jenis Forklift Bedasarkan Kegunaannya

    Jenis Forklift Berdasarkan Kegunaannya– Dikutip dari situs MSJGroup, setidaknya ada lebih dari 7 jenis lift truck dengan kegunaan, harga dan ukuran yang berbeda-beda. Sehingga Anda tidak bisa asal memilih forklift yang murah atau yang desainnya paling bagus.

    Jika Anda ingin membeli atau menyewa forklift, sebaiknya ketahui dulu apa saja jenis yang bisa dipilih berikut ini.

    1. Forklift Reach Truck

    Yang pertama adalah jenis reach truck. Sesuai dengan namanya, mesin satu ini digunakan untuk menjangkau barang yang letaknya sangat tinggi. Biasanya forklift reach truck ditempatkan pada gudang dengan tinggi hingga belasan meter.

    Forklift jenis ini juga bisa digunakan di gudang yang sudah memiliki rak tempat menyimpan produk dalam box. Sehingga para karyawan bisa mengambil produk di rak paling atas tanpa harus memanjat atau menggunakan mekanisme pesawat sederhana.

    Reach truck forklift didesain khusus untuk melakukan pekerjaan di dalam ruangan. Sehingga Anda tidak bisa menggunakan alat ini untuk mengantar box yang sedang diangkut ke mobil distributor.

    2. Order Picker Forklift

    Berikutnnya ada order picker, jenis lift truck yang bertugas untuk mengantar barang atau box. Forklift jenis ini hanya bisa menjangkau box dengan ukuran paling tinggi sekitar 9 meter saja.

    Namun dalam mengantar barang, order picker forklift bisa menjangkau hingga lebih dari 1 KM dengan kecepatan tertentu. Dengan begitu para karyawan tidak perlu menggunakan troli untuk mengangkut box yang terlalu berat dari dalam gudang ke truk.

    Order picker forklift juga bisa digunakan di luar ruangan. Tetapi truk ini hanya bisa berjalan di atas permukaan jalan yang rasa seperti lantai pelur atau plester. Sedangkan di atas aspal dan cone block, alat ini kurang bisa diandalkan.

    3. Walkie Stacker Forklift

    Jenis forklift berdasarkan kegunaannya yang ke 4 adalah walkie stacker. Hampir sama seperti order picker, jenis lift truck yang satu ini juga digunakan khusus untuk mengangkut dan memindahkan barang dari rak gudang ke luar. Perbendaannya adalah ukuran walkie stacker lebih ramping dibandingkan order picker.

    Walkie stacker dibuat tanpa memiliki daya apapun untuk mengerakan roda. Sehingga alat ini hanya bisa mengambil box dari rak saja. Sedangkan untuk memindahkannya, operator perlu mendorong sendiri walkie stacker.

    Tetapi alat ini punya kelebihan yang paling utama. Yaitu harga yang jauh lebih terjangkau ketika membeli, menyewa maupun untuk perawatannya. Sebab Anda hanya perlu mengganti oli dan membersihkan hidrolik di dalam mesin saja.

    4. Pallet Jack Forklift

    Selanjutnya ada salah satu jenis forklift paling kecil di dunia, yaitu pallet jack. Forklift jenis ini juga tidak memiliki mesin dan tidak bisa dikendarai layaknya mobil. Tetapi dengan mekanisme pesawat sederhana, operator bisa membawa box dengan berat hingga 4 ton dengan jauh lebih ringan dan cepat.

    Bisa dibilang pallet jack merupakan versi lebih sederhana dan murah dari walkie stacker. Kebanyakan pallet jack juga hanya digunakan untuk mengangkut box yang ada di lantai saja.

    Harga forklift yang satu ini bisa dibilang yang paling murah. Jadi sangat cocok untuk pemilik usaha baru dan belum membutuhkan forklift untuk menjangkau produk yang tinggi.

    5. Rough Terrain Forklift

    Jenis forklift yang berikutnya ini didesain khusus untuk pekerjaan luar ruangan. Namanya adalah rough terrain forklift, jenis lift truck yang sering terlihat ketika Anda melewati daerah pembangunan atau kawasan konstruksi.

    Rough terrain forklift memiliki ban layaknya sebuah truk pada umumnya yang bisa berjalan di atas permukaan tanah licin, bebatuan maupun jalanan yang tidak rata.

    Seperti yang sudah dikatakan tadi, forklift jenis ini digunakan untuk kebutuhan konstruksi dan pembangunan. Biasanya rough terrain forklift mengangkut bahan-bahan konstruksi seperti kayu, baja ringan, besi, dan lain sebagainya.

    6. Industrial Forklift

    Jika rough terrain forklift dibuat khusus untuk kawasan pembangunan dan konstruksi, industrial forklift justru digunakan pada kawasan industri dan pabrik.

    Bisa dibilang industrial forklift merupakan jenis truck lift yang bisa mengangkut beban paling berat dibandingkan jenis lainnya. Bukan hanya itu, truk ini juga bisa mengangkut banyak box sekaligus dalam waktu bersamaan. Sehingga jauh lebih efektif untuk mengangkut bahan-bahan produksi di dalam pabrik.

    Industrial forklift juga bisa berjalan di lantai plester yang rata maupun di lantai aspal maupun cone block di luar ruangan. Biasanya truk ini digunakan untuk memindahkan barang dari gedung satu ke gedung lainnya di dalam kawasan industri.

    7. Telehandler Forklift

    Jenis forklift telehandler juga sering kali terlihat pada kawasan konstruksi dan pembangunan. Sebab lift truck jenis ini sama-sama memiliki roda yang didesain khusus agar bisa bekerja di luar ruangan dengan medan jalanan yang tidak rata dan berliku.

    Fungsi utama telehandler forklift adalah untuk mengaungkut barang atau bahan bangunan dari tanah ke atas konstruksi bangunan. Biasanya, telehander bila mengangkat beban hingga lebih dari 5 ton dalam satu kali angkut.

    Telehandler tidak digunakan untuk memindahkan barang dari bangunan satu ke bangunan lainnya. Alat ini hanya berfungsi untuk mengangkut bahan bangunan ke atas sesuai dengan posisi dimana bahan tersebut dibutuhkan.

    8. Forklift Counterbalance

    Jenis forklift yang terakhir dan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia adalah forklift counterbalance. Bisa dibilang, alat lift truck ini juga yang paling multi fungsi dan sangat mudah untuk dioperasikan.

    Counterbalance forklift biasanya digunakan untuk mengangkut box dan memindahkannya dari dalam gudang ke luar. Fungsinya memang hampir mirip dengan pallet jack dan walkie stacker. Perbedaannya adalah lift truck yang satu ini bisa dikendarai seperti mobil.

    Bukan hanya itu, counterbalance forklift juga bisa memposisikan besi garpu di depannya ke atas dan ke bawah. Sehingga alat ini bisa langsung memindahkan box yang diangkut ke tempat yang lebih tinggi. Baik itu ke dalam rak maupun ke atas bagasi truk distribusi.

    Itulah dia kumpulan jenis forklift berdasarkan kegunaannya masing-masing dan yang paling banyak digunakan. Jika Anda masih bingung membutuhkan forklift jenis mana, Arta Forklift siap membantu menjelaskan lebih dalam mengenai forklift. Di sini Anda juga bisa langsung menyewa lift truck berkualitas sesuai yang dibutuhkan.

  • Keuntungan Menggunakan Forklift dalam Bisnis

    Keuntungan Menggunakan Forklift dalam Bisnis- Dalam perkembangannya, Forklift telah diterima secara umum sebagai moda angkutan barang jarak pendek yang mengubah wajah berbagai jenis bisnis dan industri. Tidak hanya pada industri kargo dan logistik, penggunaan forklift merambah hingga pada area dalam gudang yang sempit.

    Kemampuan jelajah pada area sempit inilah yang membuat forklift juga digunakan pada industri ritel, sementara kapasitas angkut dan daya tahan besar dari jenis Forklift Outdoor membuat alat ini dipakai pada pabrik, tempat bongkar muat peti kemas dan pada industri manufaktur.

    Manfaat Forklift dalam industri dan bisnis

    Keuntungan Menggunakan Forklift dalam Bisnis- Forklift memiliki keunggulan dibandingkan alat angkut lainnya karena alat ini selain mampu memindahkan barang berat juga mampu digunakan pada area gudang yang sempit. Dengan demikian, forklift bisa digunakan mulai dari tempat bongkar muat barang hingga membawanya masuk ke dalam gudang.

    Dengan demikian, forklift memberikan beberapa manfaat langsung terhadap industri dan bisnis sebagai berikut:

    1. Produktivitas

    Dewasa ini Forklift telah dipakai dalam berbagai bidang industri dan bisnis karena terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan distribusi barang.

    Dalam hal kecepatan dan akselerasi distribusi barang, Forklift tentu saja unggul dibandingkan mengandalkan tenaga manusia. Untuk pengangkutan barang berukuran kecil, forklift sanggup mengangkat barang sekaligus sementara barang bertonase forklift memiliki kemampuan memindahkan hingga 20 ton.

    Meskipun tidak ada rilis resminya, tetapi peningkatan produktivitas pengangkutan barang dalam jarak pendek menggunakan forklift bisa meningkat hingga puluhan kali lipat dibandingkan dikerjakan secara manual.

    2. Akurasi

    Menggunakan tenaga manusia dalam pengangkutan dan pemindahan barang sudah sampai pada tahap dimana masalah ketepatan atau akurasi sering dipertanyakan. HumanErrordalam industri, bisnis dan pabrik bisa menyebabkan masalah berdampak besar. Misalnya proses pemindahan barang dengan menggunakan tenaga manusia mempunyai kelemahan seperti daya tahan dan daya angkut.

    Jika tidak menggunakan forklift, maka pemindahan barang tersebut akan dilakukan secara parsial. Masalah yang akan timbul bisa pada susunan barang yang telah dirombak untuk memudahkan proses perpindahan.

    Bandingkan jika menggunakan Forklift. Dengan kemampuan atau kapasitas angkut mencapai 20 Ton, Forklift mampu memindahkan barang secara utuh/satu kesatuan tanpa membongkar barang yang berukuran besar.

    3. Efektivitas & Efisiensi

    Ini adalah dua hal yang selalu dihadirkan oleh teknologi, yakni bukan hanya kemudahan melainkan lebih dari itu soal efektivitas dan efisiensi. Bidang industri kargo dan logistik misalnya, membutuhkan kecepatan perpindahan barang karena padatnya jalur distribusi.

    Dengan forklift, tujuan dan target perusahaan dalam bidang usaha terkait bisa terpenuhi sesuai waktu yang ditentukan. Dalam hal efisiensi, forklift secara langsung meningkatkan kinerja perusahaan secara maksimal menyangkut pengangkutan dan pemindahan barang.

    Bagusnya, perusahaan pembuatan Forklift menyediakan berbagai jenis forklift dengan fitur dan ukuran berbeda untuk menyanggupi permintaan yang berbeda, bahkan hingga untuk area pergudangan yang sempit sekalipun.

    4. Kecepatan

    Dengan menggunakan moda angkutan berupa forklift, suatu bidang industri dan bisnis yang membutuhkan pengangkutan dan pemindahan barang mampu mengatur kecepatan distribusi.

    Dengan kecepatan yang tepat, maka target bisa dicapai. Manajemen logistik dan gudang membutuhkan teknologi semacam ini agar sistem yang dibuat bisa bekerja optimal. Selain kecepatan, forklift juga menawarkan akselerasi di saat yang dibutuhkan.

    Tersedianya forklift dalam berbagai ukuran, memungkin perusahaan bisa menggunakan jenis yang berbeda jika ingin mempercepat pemindahan barang. Misalkan menggunakan forklift yang berkapasitas lebih besar dari sebelumnya agar mampu memindahkan barang bertonase tinggi sehingga tidak perlu membutuhkan banyak waktu.

    Mengapa sewa Forklift lebih menguntungkan?

    Keuntungan Menggunakan Forklift dalam Bisnis- Dengan berbagai manfaat di atas maka kebutuhan akan forklift sifatnya wajib untuk beberapa bidang bisnis yang memiliki alur distribusi barang. Lalu bagaimana untuk mendapatkan forklift?

    Pertama, tentu saja membelinya. Dan kedua, menggunakannya dari penyewa. Dari dua cara tersebut, sewa forklift akan lebih masuk akal ketimbang membelinya. Mengapa demikian? Berikut keuntungan sewa forklift dalam bisnis.

    1. Harga beli forklift tergolong mahal

    Kecuali bahwa perusahaan tersebut telah bergerak di bidang bisnis yang membutuhkan forklift untuk waktu yang lama, maka membeli sendiri unit-unit forklift berguna dalam pemakaian jangka panjang.

    Namun, pada perusahaan tertentu membeli beberapa unit forklift sekaligus akan membutuhkan pendanaan yang tinggi. Satu unit forklift tidaklah cukup untuk bekerja dalam jangkauan perusahaan yang luas, sehingga jika harus membelinya harus membeli dalam jumlah lebih dari satu.

    Pertimbangan tersebut membuat sewa forklift lebih menjadi pilihan ketimbang membelinya. Harga sewa forklift di pasaran masih sangat terjangkau sehingga perusahaan mampu menyewanya hingga beberapa unit sekaligus.

    2. Praktis

    Dengan sewa forklift artinya perusahaan tidak perlu memikirkan biaya pemeliharaan. Pemeliharaan termasuk penggantian spare part adalah tanggung jawab dari perusahaan sewa forklift.

    Selain itu, untuk menjaga kenyamanan klien, perusahaan yang menyediakan jasa sewa forklift memasukan pemeliharaan ke dalam paket sewa untuk menjamin dan menggaransi keamanan kerja kliennya.

    Satu lagi yang membuat sewa forklift lebih praktis adalah tersedianya operator forklift yang berpengalaman dari perusahaan jasa sewa forklift, yang mana pada pekerjaan pengangkutan yang rumit klien tidak perlu mengkhawatirkan kinerja dari staf operator tersebut.

    3. Tepat guna

    Menyewa forklift berdasarkan tingkat kebutuhan sangat efektif dalam mengatur budgeting. Bandingkan dengan membeli sendiri unit forklift yang belum tentu bisa melakukan semua pekerjaan karena spesifikasi yang berbeda-beda (kecuali perusahaan tersebut mampu mengadakan sejumlah forklift yang berbeda tipe).

    Jika melihat forklift yang beredar di pasaran, maka setiap kebutuhan yang berbeda memerlukan forklift dari jenis yang berbeda. Forklift pada area dalam gudang berbeda dengan forklift pada luar ruangan. Dengan cara menyewa, perusahaan hanya akan menyewa jenis yang tepat sesuai kebutuhan sehingga tidak perlu ada forklift yang nganggur.

    4. Kualitas dan keamanan yang lebih terjamin

    Perusahaan yang menyediakan jasa sewa forklift bertanggung jawab atas kualitas forklift mereka. Setiap unit harus selalu dipastikan dalam keadaan baik dan optimal. Dengan perawatan yang rutin, forklift akan bekerja secara maksimal di lapangan.

    Jika ada unit yang rusak dalam pemakaian, maka perusahaan pemilik forklift akan menganalisis kerusakan lalu menggantinya tanpa mengenakan biaya sewa ulang kepada klien kecuali jika kerusakan yang dimaksud ada unsur kesengajaan.

    Kualitas forklift juga dipengaruhi oleh merek dari forklift itu sendiri. Karena persaingan harga sewa, klien bisa mendapatkan forklift dari merek terkenal dengan harga yang terjangkau.

    Demikian keuntungan-keuntungan dari sewa forklift untuk peningkatan bisnis. Sejak awal pemasarannya, forklift telah mengambil peran penting dalam dunia usaha di seluruh dunia serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan jenis usaha yang menggunakannya.

  • Kenapa Anda Perlu Forklift

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Kenapa perlu forklift untuk bisnis? Pertanyaan seperti ini mungkin sering terlintas di pikiran Anda tiap kali melihat atau pun membicarakan masalah perkembangan usaha. Karena berdasarkan pengalaman dari pengusaha lainnya, konon alat berat yang satu ini bisa meningkatkan produktivitas hingga berkali-kali lipat.

    Kenapa Anda Perlu Forklift

    Apakah benar seperti itu? Apa benar forklift akan menjadi bagian besar dalam perkembangan bisnis Anda? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita pelajari bersama tentang forklift dan kegunaannya serta kenapa perlu forklift untuk bisnis Anda dalam artikel berikut ini.

    4 Alasan Kenapa Anda Perlu Forklift

    Apa itu Forklift?

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Dikutip dari Wikipedia, forklift merupakan salah satu alat berat yang sering digunakan untuk kebutuhan industri seperti pabrik, pembangunan dan gudang. Fungsi utama dari alat ini adalah untuk mengangkut beban berton-ton yang mustahil untuk diangkut oleh manusia sendirian.

    Beban yang bisa angkat oleh alat ini lebih dari 20 ton untuk satu kali angkut. Hal ini dikarenakan forklift memiliki sistem hidrolik yang bisa menahan beban hingga hingga ratusan ton. Jadi bisa dibilang, forklift merupakan truck namun lebih fleksibel, ukurannya lebih kecil, serta bisa bermanuver dengan leluasa.

    Forklift biasanya dikenal juga dengan sebutan lift truck, fork truck atau fork hoist. Alat ini pertama kali dikembangkan di masa Perang Dunia 2, tepatnya di tahun awal abad ke-20.

    Sejak pertama kali diproduksi masal dan dijual untuk umum, forklift langsung menjadi 1 dari 20 alat manufaktur paling berpengaruh dan paling banyak dicari sepanjang masa. Tercatat ada lebih dari 940 ribu unit forklift dalam berbagai macam tipe yang sudah dijual ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

    Jenis forklift sendiri ada banyak dan dibedakan berdasarkan kegunaanya, seperti:

    • Counterbalance forklift
    • Industrial forklift
    • Hand pallet
    • Order Picker
    • Stacker
    • Telescopic handler
    • Reach truck

    Kenapa Perlu Forklift untuk Perkembangan Bisnis?

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Kembali lagi ke pertanyaan awal, kenapa perlu forklift dan apa pengaruhnya untuk bisnis?

    Pertanyaan seperti ini sebenarnya hanya muncul untuk Anda yang baru dalam dunia bisnis konstruksi dan industri lainnya. Karena tanpa digunakannya forklift, bisnis-bisnis tersebut tidak akan berjalan apalagi berkembang.

    Tapi untuk menghilangkan pikiran skeptis yang masih Anda miliki, berikut ini kami akan berikan alasan kenapa perlu forklift untuk menjamin keberlangsungan bisnis.

    Meningkatkan Produktivitas Perusahaan

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Alasan yang pertama mengapa bisnis Anda membutuhkan forklift adalah untuk meningkatkan produktivitas bisnis tersebut. Hal ini akan sangat terasa bila bisnis Anda berhubungan dengan pabrik atau gudang yang sering memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lainnya.

    Jika biasanya bahan-bahan untuk keperluan produksi dipindahkan dengan trolley, keranjang, atau alat lainnya yang dioperasikan secara manual, kini karyawan Anda tidak perlu melakukannya lagi bila sudah ada forklift.

    Sebab semua bahan bisa diangkut secara bersamaan menggunakan truk dan langsung diantarkan ke tempat dimana bahan-bahan tersbeut akan dipakai. Cara ini tentunya jauh lebih efisien dari segi waktu dan tenaga.

    Sama halnya dengan bisnis gudang atau distribusi. Daripada meminta karyawan mengantarkan barang dari gudang ke truk satu per satu, lebih baik manfaatkan teknologi yang ada. Yaitu dengan menggunakan forklift untuk mengangkut seluruh barang yang akan dipindahkan secara bersamaan.

    Sebagai Alat Bantu Memindahkan Barang Berat

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Alasan kenapa perlu forklift yang satu ini lebih terasa signifikan bila bisnis Anda bergerak di bidang konstruksi dan pembangunan. Sebab biasanya, memindahkan bahan bangunan yang berat dilakukan menggunakan keranjang roda atau memanfaatkan prinsip pesawat sederhana yang lain.

    Untuk pembangunan skala kecil seperti rumah 2 lantai, kos-kosan atau sekolah mungkin metode tersebut sudah cukup. Namun jika yang dibangun adalah pabrik, gedung belasan lantai, hotel, atau universitas, tentunya Anda butuh lebih dari pesawat sederahana.

    Oleh karena itu, forklift bisa membantu sebagai pengganti alat yang menggunakan prinsip pesawat sederhana tersebut. Kegunaan dari forklift juga bukan hanya untuk memindahkan barang dari tempat ke tempat di lantai yang sama.

    Justru beberapa jenis forklift dibuat khusus untuk mengangkut bahan bangunan dari lantai paling bawah ke lantai paling atas dalam hitungan menit.

    Meringankan Kerja Karyawan yang Lain

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Dari 2 alasan sebelumnya, Anda pasti sudah sadar bahwa forklift ini bisa meringankan kerja karyawan yang lain. Sehingga mereka bisa fokus di bagian pekerjaan utama yang harus dilakukan.

    Misalnya pada bagian produksi di dalam pabrik, mereka bisa fokus membuat produk apapun yang bisnis Anda jual, tanpa perlu bolak-balik mengambil bahan untuk kebutuhan produksi. Atau dalam bisnis konstruksi, pekerja kontraktor bisa fokus membangun proyek tanpa harus mengambil bahan bangunan dari gudang.

    Dengan begitu, produktivitas perusahaan bisa bertambah, apapun bidang usaha yang Anda jalani.

    Memiliki Tingkat Safety yang Tinggi

    Kenapa Anda Perlu Forklift- Seperti yang Anda ketahui, tiap alat berat selalu diproduksi dengan tingkat safety dan keamanan yang sangat tinggi. Termasuk juga pada forklift dan jenis lift truck lainnya.

    Di Indonesia, forklift yang memiliki izin edar selalu dilengkapi dengan stiker SNI (Standar Nasional Indonesia). Meskipun begitu, kebanyakan forklift dibuat di luar negeri dan diimport ke Indonesia. Sehingga standar keamanan alat ini adalah standar international, bukan standar di dalam negeri saja.

    Sehingga daripada membuat sendiri alat alternatif dengan fungsi yang sama, lebih baik Anda mengeluarkan uang yang sedikit lebih besar untuk membeli maupun merental forklift. Dengan begitu, Anda tidak perlu membahayakan karyawan ketika melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan benda berat.

    ArtaForklift Menyediakan Harga Sewa Forklift Dan Crane yang terjangkau untuk Bisnis Anda. Hubungi kami.

    Siapa yang Membutuhkan Forklift?

    Setelah tahu alasan kenapa perlu forklift untuk meningkatkan produktivitas bisnis, sekarang pertanyaannya adalah bisnis seperti apa yang memerlukan alat ini?

    1. Bisnis di Bidang Konstruksi dan Pembangunan

    Bisnis konstruksi dan pembangunan merupakan jenis bisnis yang paling membutuhkan forklift. Karena sudah pasti, kebanyakan bahan bangunan yang diperlukan untuk bisnis ini memiliki berat puluhan kilo.

    Oleh karena itu bila Anda memiliki bisnis di bidang kontraktor, proyek maupun pembangunan lainnya, memiliki forklift adalah sebuah investasi yang sangat besar untuk perkembangan bisnis. Kalaupun Anda belum yakin ingin membeli forklift sendiri, tidak ada salahnya mencoba dengan sewa lift truck ini per proyek.

    2. Gudang dan Distribusi

    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bisnis di bidang gudang dan distribusi juga sangat membutuhkan forklift untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Selain itu, Anda bisa juga bisa menumpuk barang di rak yang lebih tinggi menggunakan forklift.

    Jadi selain mempercepat proses pemindahan barang dari gudang ke truk, forklift juga bisa meningkatkan efektivitas tempat di gudang. Meskipun lahan bangunan yang Anda miliki terbatas, barang bisa disimpan di dalam gudang tetap banyak karena ditumpuk ke atas.

    3. Pabrik

    Terakhir, forklift sangat dibutuhkan untuk pemilik pabrik dan produsen barang-barang dalam jumlah banyak. Selain untuk mengantarkan bahan yang dibutuhkan untuk produksi dari gudang ke mesin, forklift juga bisa digunakan untuk mengangkut produk yang sudah selesai dikemas ke gudang sebelum dikirim lagi ke distributor.

    Umumnya pabrik seperti ini mengirimkan hasil produksinya yang sudah dikemas dalam bentuk kardus maupun container. Yang mana sangat cocok untuk diangkut oleh forklift karena bentuknya kotak dan rata di bagian bawah.

    Demikianlah alasan kenapa perlu forklift untuk perkembangan dan berjalannya bisnis Anda. Jika Anda belum ingin beli forklift sendiri, silahkan hubungi ArtaForklift untuk melihat-lihat dan menyewa lift truck dengan harga terbaik.

  • Menggunakan Forklift dengan Aman

    Memahami cara menggunakan forklift dengan aman tentunya menjadi hal yang wajib diketahui oleh tiap operator. Sebab alat berat yang satu ini sangat berbahaya dan termasuk salah satu penyebab kecelakaan kerja paling banyak dan paling mematikan dalam lingkungan industri.

    Jika dilihat, mengendarai forklift memang seperti mengendarai truck atau kendaraan berat lainnya. Tapi bedanya, forklift merupakan alat berat yang dikendarai di dalam ruangan, dengan medan yang lebih sempit.

    Jadi sudah pasti operator forklift harus bisa bermanuver agar truknya tidak menabrak dan rak-rak yang akan ia lewati. Dan kemampuan seperti ini tidak bisa dilakukan oleh operator biasa yang belum terlatih.=

    Menggunakan Forklift Dengan Aman

    Sebagai pengusaha yang membutuhkan forklift, Anda juga perlu tahu bahwa tidak semua orang boleh menggunakan alat ini. Karena ternayata, ada persyaratan khusus yang wajib dipenuhi agar bisa menggunakan forklift dengan aman.

    1. Memiliki Lisensi atau Surat Izin Mengoperasikan Forklift

    Dikutip dari situs Forklift Safety, salah satu syarat orang boleh mengoperasikan lift truck adalah sudah mengantongi surat izin resmi dari instansi tertentu. Secara global, usia orang yang bisa mendapatkan surat izin ini harus di atas 18 tahun.

    Surat izin ini didapatkan setelah melakukan uji kelayakan dan kemampuan operator. Di Indonesia sendiri, sudah banyak tempat uji untuk mendapatkan SIO (Surat Izin Operasi) forklift.

    2. Sudah Pernah Mengikuti Pelatihan Forklift

    Operator forklift juga wajib mengikuti pelatihan minimal 1 kali untuk jenis forklift yang akan mereka gunakan. Biasanya, calon operator yang akan mengikuti tes untuk mendapatkan SIO akan ditanya apakah mereka pernah ikut pelatihan atau tidak.

    Karena tidak seperti ten SIM mobil atau motor, tes untuk mendapatkan SIO ini tidak bisa didapatkan hanya dengan dasar otodidak saja.

    Pelatihan forklift akan memakan waktu dari 2 minggu hingga lebih dari 2 bulan. Tergantung jenis forklift dan tingkat kesulitan alat yang akan operator gunakan.

    3. Menguasai Medan Jalanan

    Terakhir, operator juga harus menguasai medan agar bisa menggunakan forklift dengan aman. Karena seperti yang sudah dikatakan tadi, lift truck ini akan digunakan di dalam ruangan dengan banyak lorong atau rak. Sehingga operator harus menguasai dulu medan jalanan tempat mereka akan bekerja.

    Biasanya adaptasi dilakukan dengan mengendarai forklift di lapangan langsung tanpa membawa beban. Dengan begitu, operator bisa tahu dimana ia harus berbelok, bagaimana cara bermanuver, atau melakukan pergerakan lainnya tanpa menabrak maupun menyenggol barang di sekitar.

    Proses adaptasi dan pengenalan pada medan jalanan ini juga tidak berlangsung 1 atau 2 hari saja. Biasanya operator yang sudah profesional sekalipun butuh waktu hingga 1 minggu untuk memahami layout bangunan tempat ia bekerja.

    Tips Menggunakan Forklift dengan Aman

    Cara mengoperasikan forklift yang aman pastinya akan dipelajari oleh tiap operator yang mengikuti pelatihan. Namun jika Anda adalah seorang HRD atau pemilik usaha tersebut yang tidak ikut pelatihan, tidak ada salahnya juga memahami apa saja hal yang perlu dilakukan agar forklift bisa dioperasikan dengan aman.

    Dengan begitu Anda bisa menegur operator ketika lalai atau ceroboh dalam menjalankan alat tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa tips mengoperasikan lift truck dengan aman dan mengurangi resiko kesalahan dalam kerja.

    1. Periksa Peralatan dan Bagian-Bagian Forklift Sebelum Digunakan

    Layaknya ketika ingin mengendarai mobil, operator juga wajib memeriksa seluruh bagian penting dalam forklift sebelum digunakan. Biasanya akan diperiksa adalah rem, hidrolik, ban, oli, diesel atau bahan bakar, dan masih banyak lagi.

    Ketika ada salah satu bagian dalam forklift yang tidak bisa dioperasikan dengan benar, maka operator harus langsung melapor dan tidak boleh menggunakan alat tersebut.

    Dalam menggunakan forklift, tidak ada yang namanya toleransi kerusakan atau membiarkan sementara kerusakan tersebut. Sebab kerusakan sedikit saja harus langsung diperbaiki karena bisa membahayakan nyawa operator maupun pegawai yang lain.

    2. Gunakan Klakson Tiap kali akan Melewati Lorong

    Berikutnya, operator wajib membunyikan klakson tiap kali akan berbelok ke lorong atau rak yang sempit. Hal ini menjadi tanda kepada pegawai lain bahwa ada forklift yang akan lewat.

    Selain itu, klakson juga wajib digunakan ketika operator akan melewati tempat atau jalanan yang sempit dan sedang dipenuhi pegawai lain. Suara forklift memang sudah cukup berisik, namun beberapa truk keluaran terbaru memiliki suara yang jauh lebih senyap.

    Sehingga bisa saja pegawai tidak menyadari keberadaan forklift dan lewat ke jalur yang harusnya dilalui oleh alat ini.

    Jadi walaupun tidak keras, operator tetap wajib membunyikan klakson tiap kali akan menggunakan jalur yang sedang dipenuhi oleh pegawai lain. Fungsinya adalah untuk menandakan bahwa ada forklift yang akan lewat dan pegawai yang lain diminta menepi sejenak.

    3. Selalu Pasang Perlengkapan Safety

    Tips yang terakhir untuk menggunakan forklift dengan aman adalah selalu menggunakan perlengkapan keamanan atau safety tiap kali mengoperasikan alat ini. Baik ketika ingin menggunakannya selama berjam-jam maupun hanya 15 menit.

    Safety yang paling utama dalam forklift tentunya sabuk pengaman. Beberapa jenis alat yang digunakan di daerah pembangunan atau konstruksi juga mewajibkan operatornya menggunakan helm serta sarung tangan.

    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Menggunakan Forklift

    Setelah mengetahui apa saja tips menggunakan forklift dengan aman, berikutnya Anda juga wajib tau apa saja hal yang tidak boleh dilakukan ketika sedang mengendarai forklift, di antaranya adalah:

    1. Mengendarai dengan Kecepatan Tinggi

    Forklift bukanlah kendaraan yang didesain untuk berkendara dengan kecepatan tinggi. Apalagi ketika truk dalam keadaan mengangkut beban.

    Meskipun sedang terburu-buru, operator forklift tidak boleh mengendarai alat ini dengan kecepatan di atas 8 miles per hours atau sekitar 12 KM per jam. Beberapa forklift bahkan hanya didesain untuk jarak dekat dengan maksimal kecepatan di bawah 10 KM per jam.

    Dengan begitu, operator bisa mengendarai alat ini dengan lebih aman tanpa khawatir merusak fasilitas lain ketika tidak sengaja menabrak bagian di dalam pabrik, gudang atau jenis gedung lainnya.

    2. Meninggalkan Forklift dalam Keadaan Mengangkut Beban

    Kecerobohan operator yang paling sering dilakukan adalah meninggalkan truk dalam keadaan mengangkut beban. Padahal perilaku seperti ini sangat bertolak belakang dengan cara menggunakan forklift dengan aman dan selalu diingatkan dalam proses pelatihan.

    Roda forklift yang licin akan sangat mudah berputar sendiri bila ditempatkan di permukaan tanah meskipun hanya miring sedikit. Ditambah lagi bila ada beban, maka alat ini akan sangat cepat bergerak dan tidak bisa dihentikan lagi.

    Itulah mengapa, forklift harus selalu diparkirkan dalam keadaan bagian belakang menghadap tembok dan bagian depan di ganjal batu bata atau kotak untuk menahan rodanya. Kemudian operator juga wajib menggunakan rem tangan tiap kali forklift berhenti.

    3. Melewati Jalan yang Basah oleh Cairan Apapun

    Terakhir, forklift tidak boleh berjalan di permukaan jalanan yang basah oleh cairan apapun. Baik itu carian pembersih, air yang tumpah tanpa sengaja, maupun basah karena cipratan air hujan. Permukaan tanah yang akan dilewati forklift wajib sudah dikeringkan dengan pel maupun secara alami.

    Itulah dia beberapa tips dan cara menggunakan forklift dengan aman. Jika Anda sedang mencari forklift untuk disewa atau ingin membeli yang bekas, ArtaForklift siap memenuhi kebutuhan Anda.