Tag: sewa alat berat

  • Sistem Hidrolik dan Komponennya

    Sistem Hidrolik dan Komponennya

    Sistem Hidrolik dan KomponennyaMengenal sistem hidrolik adalah sebuah komponen yang menggunakan sistem zat cair untuk mekanisme pembuatan energinya. Sistem ini tentunya tidak hanya terdiri dari satu jenis penyusun saja melainkan beberapa jenis yang nantinya bekerjasama saling mendukung hasil energinya.

    Mengenal sistem hidrolik adalah sebuah komponen yang menggunakan sistem zat cair untuk mekanisme pembuatan energinya. Sistem ini tentunya tidak hanya terdiri dari satu jenis penyusun saja melainkan beberapa jenis yang nantinya bekerjasama saling mendukung hasil energinya.

    Sistem Hidrolik

    Komponen Sistem Hidrolik

    1. Filter

    Komponen pertama yang berperan penting dalam kinerja sistem hidrolik adalah filter dimana filter ini memiliki fungsi sebagai penyaring zat-zat yang bisa membuat energi yang dihasilkan bisa terkontaminasi dengan cepat. Hal ini tentunya akan membuat energi yang dihasilkan menjadi tercemar.

    Filter bekerja dengan cukup serius dalam menyaring setiap kotoran yang mungkin masuk ke dalam proses pengolahan energinya. Hal ini didukung juga dengan zat cair yang menjadi komponen utamanya sehingga kotoran sekecil apapun bisa saja masuk jika tidak ada pendukung dari komponen filter ini.

    2. Pengatur Tekanan Katup

    Komponen berikutnya dari mengenal sistem hidrolik ini adalah fungsi dari katup yang berguna untuk pengaturan tekanan yang digunakan. Dalam hal ini pengontrol katup memang sangat dibutuhkan karena keseimbangan tekanan harus selalu terjaga untuk membuat sistemnya tidak cepat rusak.

    Tekanan yang tinggi akan membuat sistem tidak bisa berfungsi sama sekali karena terlalu berat dalam mengolah energi sementara untuk tekanan yang terlalu rendah justru akan membebani kinerjanya menjadi dua kali. Pengatur tekanan ini juga harus diperhatikan kelayakannya dan perlu pemantauan agar tetap berfungsi dengan baik.

    3. Aktuator

    Komponen berikutnya adalah aktuator dalam hal ini berfungsi sebagai sistem kontrol pada hidroliknya. Energi yang awalnya hidrolik diubah sedemikian rupa menjadi mekanis. Sistem hidrolik sendiri memang membutuhkan banyak pengontrol untuk setiap prosesnya agar energi yang dihasilkan tetap terjaga dengan baik.

    Aktuator ini juga merupakan bagian yang krusial dalam pengubahan energinya, jika fungsinya tidak bekerja dengan baik maka energi hidrolik tidak bisa diubah dengan mudah menjadi mekanis yang siap untuk digunakan nantinya.

    4. Pompa Hidrolik

    Dalam hal ini pompa berperan menjadi suatu hal yang sangat penting keberadaan, fungsi dan juga keadaannya karena perannya sangat penting dalam mengalirkan hidrolik yang ada pada zat cair mencapai sistem hodroliknya. Jika pompa tidak bekerja dengan baik maka alirannya juga akan terhambat dan membuatnya tidak cepat sampai pada tujuannya.

    Pompa ini bekerja cukup berat sehingga setiap takaran yang digunakan memang benar-benar memerlukan perhatian untuk menjaga keawetannya. Dalam hal ini ketika kerusakan sistem terjadi pada pompa maka bisa dipastikan sistemnya tidak bisa digunakan lagi.

    5. Tangki Hidrolik

    Pada komponen yang satu ini tangki berfungsi untuk menampung zat cair yang berguna untuk penggerak pada sistemnya. Umumnya zat penggerak yang digunakan adalah oli agar tidak tumpah dan bisa langsung diedarkan sesuai dengan kebutuhannya. Tempat penampungan ini akan memastikan terpenuhi tidaknya kebutuhan zat penggerak yang dibutuhkan nantinya.

    pipa hidrolik

    Kelebihan dan Kekurangan Sistem Hidrolik

    Adapun ketika seseorang memilih menggunakan sistem hidrolik yang satu ini harap mempertimbangkan beberapa kelebihan dan kekurangan yang diberikan oleh sistemnya sebagai berikut:

    1. Kelebihan menggunakan sistem hidrolik

    Mengenal sistem hidrolik yang terkenal ini nyatanya juga memiliki beberapa kelebihan yang ditawarkan antara lain:

    a. Fleksibel

    Tidak bisa dipungkiri bahwa sistem hidrolik ini adalah pembuat energi yang memiliki kelebihan dalam hal fleksibilitasnya. Pengguna akan mendapatkan banyak keuntungan dalam sisi fleksibilitas baik proses penggunaan sampai dengan proses perawatannya. Alat ini tidak memerlukan penanganan yang rewel untuk penggunaan yang jangka panjang sekalipun.

    b. Sederhana

    Bentukan dari rancangannya yang sederhana membuat sistemnya mudah dipahami oleh siapapun yang menggunakannya. Tidak diperlukan pengetahuan yang mendetail untuk bisa mengoperasikan sistem yang satu ini. Bentukannya yang sederhana juga memudahkan dalam proses service keadaanya dimana teknisi akan mudah untuk memperbaiki bagian yang kurang berfungsi pada sistemnya.

    c. Awet

    Sistem ini termasuk pada jenis pembuat energi dengan umur yang panjang dibandingkan dengan sistem lainnya. Tentunya akan membuat penggunanya lebih hemat ketika memilih sistem hidrolik ini. Ketika sebuah sistem bisa awet tentunya akan membuat pengeluaran untuk perawatan juga lebih terjangkau.

    d. Mudah Dipindahkan

    Dalam hal ini banyak sistem yang cenderung paten dan tidak bisa dipindahkan dalam bentuk arah. Namun untuk sistem hidrolik ini pengguna bisa dengan mudah memindahkan sistem sesuai dengan arah yang diinginkannya.

    e. Adanya Kontrol dan Pengaturan

    Sistem yang disertai dengan kontrol yang jelas dan pengaturan yang terstuktur tentunya memudahkan siapa saja yang akan menggunakannya nanti.

    f. Bisa Memindahkan Tenaga yang Besar

    Dalam hal ini sistem mampu memindahkan tenaga seberapapun baik yang besar untuk diubah sesuai dengan kebutuhannya.

    2. Kekurangan dari sistem hidrolik

    a. Rawan Kecelakaan

    Hal ini bisa terjadi jika tekanan di dalamnya terlalu tinggi

    b. Kebocoran

    Kebocoran yang kecil bisa memberikan dampak yang besar

    c. Perawatan Intensif

    Meskipun tidak susah namun perawatannya memang benar-benar harus rutin.

    Itulah beberapa hal yang perlu diketahui terkait mengenal sitem hidrolik.

  • Kelebihan Pondasi Bore Pile

    Terdapat beberapa kelebihan serta kelemahan saat menggunakan pondasi bore pile ini. Untuk itu mari bahas mengenai kelebihan serta kelemahan penggunaan pondasi bore pile dalam dunia konstruksi.

    Kelebihan Kelemahan Bore Pile

    Kelebihan Pondasi Bore Pile

    Kelebihan Pondasi Bore Pile– Pada penggunaan pondasi bore pile ini tidak berpengaruh akan kondisi tanah lempung serta tidak akan mengalami pergerakan ke samping, walaupun tanah memiliki struktur yang bergelombang. Pondasi bore pile ini juga dapat mengurangi getaran pada tanah dan tidak mengeluarkan suara bising pada saat proses pemasangannya.

    Selain itu pondasi ini juga cocok digunakan untuk area yang memiliki lahan sempit, alasannya karena bore pile tunggal dapat digunakan pada tiang kelompok. Dari segi diameter dan kedalaman tiang juga dapat divariasikan sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya. Dasar dari pondasi bored pile ini juga dapat diperbesar, sehingga dapat memberikan ketahanan yang cukup besar untuk gaya keatas.

    Kelemahan Pondasi Bore Pile

    Kelebihan Pondasi Bore Pile– Pondasi

    memang memiliki berbagai kelebihan, namun juga memiliki beberapa kelemahan. Pada saat kondisi cuaca di area konstruksi kurang mendukung, maka dapat mempersulit proses pengeboran serta pengecoran bore pile. Dari segi kepadatan tanah juga akan mengalami penurunan pada saat proses pengeboran sedang berlangsung.

    Oleh sebab itu, jika lokasi pengeboran berada di area tanah berpasir maupun tanah berkerikil maka sebaiknya menggunakan bentonite yang berfungsi sebagai penahan longsor. Penggunaan pondasi bore pile ini juga dapat menimbulkan tanah runtuh atau ground loss. Sehingga diperlukanlah pemasangan casing yang digunakan untuk mencegah terjadinya kelongsoran.

    Ketika mendirikan sebuah bangunan gedung, maka sudah diperhitungkan mengenai tingkat keandalan struktur bangunan. Maka dari itu diperlukan pengawasan serta pemeriksaan mengenai keandalan sebuah gedung secara berkala. Pemeriksaan keandalan sebuah gedung tersebut dilakukan oleh tim pengkaji teknis ataupun konsultan yang berkaitan dengan bangunan gedung.

    Terdapat beberapa kelebihan serta kelemahan saat menggunakan pondasi

    ini. Untuk itu mari bahas mengenai kelebihan serta kelemahan penggunaan pondasi bore pile dalam dunia konstruksi.

  • Material Handling dan Penggunaannya

    Material Handling dan Penggunaannya di Industri

    Material Handling dan Penggunaannya- Material handling adalah alat yang digunakan untuk melakukan pergerakan, penyimpanan serta pengendalian terhadap suatu barang, benda atau muatan tertentu. Pada umumnya, material handling digunakan di sektor industri logistik dan juga pembangunan. Penanganan ini memiliki berbagai komponen yang bekerja supaya aktivitas di pabrik atau konstruksi tetap berjalan.

    material handling

    Alur penggunaan material handling dan penggunaanya biasanya dimulai ketika stok barang di gudang sampai kemudian alat material handling dan penggunaannya

    dimanfaatkan untuk memindahkan barang tersebut ke tempat penyimpanan. Kemudian dari tempat penyimpanan, alat material handling membawanya ke tempat persiapan sesuai urutan yang siap untuk didistribusikan.

    Prinsip Material Handling

    Sebelum akhirnya terjun langsung di bidang penanganan material ada baiknya untuk mengetahui prinsip-prinsipnya. Material handling dilengkapi dengan peraturan yang harus diterapkan agar keselamatan kerja terjaga dan efisiensi kerja tercapai. Mengunakan forklift dengan aman tidak sulit, asal Anda mematuhi 10 prinsip material handling yang harus diketahui, dipahami dan dilakukan:

    1. Prinsip perencanaan

    Prinsip ini mengharuskan semua operasi material handling harus merupakan hasil dari rencana yang disengaja. Tujuan kinerja, kebutuhan operasi dan spesifikasi fungsional harus didefinisikan sejak awal. Jadi, sebelum mulai bekerja, Anda harus melakukan perencanaan.

    2. Prinsip standardisasi

    Prinsip standarisasi penanganan material percaya bahwa semua metode, peralatan, kontrol, dan perangkat lunak harus distandarisasi dalam batas pencapaian tujuan kinerja. Ini tidak boleh mengorbankan fleksibilitas, modularitas, atau throughput yang dibutuhkan.

    3. Prinsip kerja

    Prinsip kerja material handling percaya bahwa pekerjaan penanganan material harus diminimalkan tanpa menghambat produktivitas atau tingkat layanan yang diperlukan untuk operasi.

    4. Prinsip ergonomis

    Kemampuan manusia dan keterbatasannya harus diakui dan dihormati. Ini harus dipertimbangkan ketika merancang tugas dan peralatan penanganan material untuk memastikan operasi yang aman dan efektif.

    5. Prinsip beban satuan

    Prinsip material handling ini mensyaratkan semua beban unit harus berukuran tepat. Mereka juga harus dikonfigurasi untuk mencapai materi dan tujuan pada setiap tahap dalam rantai pasokan.

    6. Prinsip pemanfaatan ruang

    Pemanfaatan Ruang mengharuskan semua ruang yang tersedia digunakan secara efektif dan efisien.

    7. Prinsip sistem

    Prinsip sistem menyatakan bahwa semua pergerakan material dan kegiatan penyimpanan harus terintegrasi untuk membentuk sistem operasional yang terkoordinasi. Beberapa hal yang harus dicakup dalam prinsip ini yaitu penerimaan, inspeksi, penyimpanan, produksi, perakitan, kemasan, menyatukan, pilihan pesanan, pengiriman, angkutan dan penanganan pengembalian.

    8. Prinsip otomatisasi

    Jika memungkinkan, semua operasi penanganan material harus dilakukan secara mekanis atau otomatis. Hal ini meningkatkan efisiensi operasional, peningkatan daya tanggap, peningkatan konsistensi, prediktabilitas, dan penurunan biaya operasional dan/atau tenaga kerja manual yang berpotensi tidak aman.

    9. Prinsip lingkungan

    Prinsip lingkungan penanganan material percaya bahwa semua dampak lingkungan dan konsumsi energi harus dipertimbangkan ketika merancang atau memilih peralatan alternatif dan sistem penanganan material.

    10. Prinsip biaya siklus hidup

    Terakhir ada prinsip biaya siklus hidup untuk menganalisis.

    Kategori Peralatan Material Handling

    Material handling memiliki beberapa jenis yang dikategorikan berdasarkan fungsi dan tujuan penggunaannya.

    1. Alat penyimpan dan penanganan

    Tipe paling sederhana dan mendasar, bahkan beberapa orang tidak menganggapnya sebagai alat berat. Material handling ini adalah rak tempat penyimpanan materi yang digunakan saat proses penerimaan dan pengiriman barang. Tipe ini dirancang untuk memanfaatkan ruang vertikal sehingga gudang dapat menampung lebih banyak barang.

    2. Peralatan penanganan material massal

    Berdasarkan Thomas Network sebuah platform terbesar yang memproduksi dan memasok berbagai kebutuhan dunia industri mengatakan bahwa material handling penanganan material massal adalah peralatan yang digunakan untuk penyimpanan, pengangkutan, dan pengendalian bahan dalam bentuk curah yang longgar. Jika Anda perlu menangani berbagai jenis material sekaligus maka alat inilah yang bisa digunakan. Contoh alatnya adalah stackers reclaimer, hopper, elevator biji-bijian, bucket elevator, belt conveyor, dump truck dan sebagainya.

    3. Truk industrial

    Tipe ini merupakan material handling berupa kendaraan atau peralatan yang dapat memindahkan material. Alat ini dapat dioperasikan oleh mesin otomatis dan juga manual dengan seorang operator. Kendaraan Perpaduan Otomatis (AGV) berada di bawah sistem rekayasa dan truk industri. Contoh material handling industrial adalah hand stacker, side-loader, truk pallet, walkie stackers, forklift dan sebagainya.

    4. Sistem rekayasa

    Jenis peralatan material handling ini melibatkan sistem yang lebih rumit dengan banyak komponen, biasanya digunakan untuk otomatisasi di gudang penyimpanan. Contohnya seperti AGV sebuah ban berjalan atau sistem pengiriman robot dalam berbagai bentuk dan ukuran. Contoh lainnya adalah Sistem Penyimpanan dan Pengambilan Otomatis yang merupakan sistem otomatis dan sering kali menggabungkan AGV sehingga membuat gudang lebih efisien. Kategori peralatan ini adalah yang paling rumit dan mahal, seringkali menggabungkan elemen dari kategori lain ke dalam sistem yang lebih luas dan lebih luas. Sistem ini membutuhkan banyak waktu dan penelitian sebelum melakukan investasi.

    material handling

    Material Handling yang Digunakan di sektor Industri

    Contoh material handling dan penggunaannya kerap digunakan di dunia perindustrian Indonesia adalah sebagai berikut:

    1.LiftingScissors

    Alat ini fungsinya mirip dengan tangga yang bisa membawa Anda ke lokasi dengan ketinggian tertentu. Bedanya, lifting scissor ini adalah sebuah alat angkut dengan sistem hidrolik. Alat ini dapat digunakan di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Penggunaannya dioperasikan secara elektrik dan maksimal dinaiki oleh 2 operator.

    2. Hand Pallet

    Alat ini berfungsi untuk memindahkan muatan yang tingkat ketinggiannya sejajar dan tidak lebih tinggi dari hand pallet. Terbentuk dari 4 roda kecil, dua papan sejajar mirip garpu dan 1 handle untuk dioperasikan secara manual oleh operator. Terkadang hand pallet juga dapat ditemukan di tempat umum seperti supermarket.

    3. Hand Stacker

    Alat ini merupakan versi upgrade dari hand pallet karena hand stacker dilengkapi dengan sistem hidrolik sehingga dapat digunakan untuk memindah dan mengangkut barang dengan ketinggian level tertentu. Alat ini masih dioperasikan dengan cara manual oleh operator.

    4. Forklift

    Secara teknologi, forklift adalah material handling equipment paling canggih di antara alat lain yang sudah disebutkan di atas. Forklift dilengkapi dengan mesin, badan dan roda seperti kendaraan sehingga dapat memindahkan barang lebih efisien. Pada umumnya forklift dapat digunakan di area pabrik, pergudangan, pelabuhan, ekspedisi dan sebagainya. Kapasitas forklift ini mencapai 10 ton dan tingginya mampu menjangkau hingga ketinggian 6 meter.

    Forklift untuk Material Handling

    Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja AS (OSHA) mengatakan sekitar 25% kematian yang diakibatkan dari forklift biasanya terjadi karena forklift yang terbalik. Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, berikut tips penggunaan forklift untuk material handling:

    1. Operator terlatih

    Jangan sekali-kali untuk membiarkan forklift milik Anda dikendalikan oleh seseorang yang tidak memiliki pengalaman. Pilihlah operator yang pernah mengikuti pelatihan dan sertifikasi perizinan untuk mengoperasikan peralatan material handling seperti forklift.

    2. Inspeksi harian

    Pertahankan fungsi dan memaksimalkan keselamatan forklift. Jadi, truk forklift harus diperiksa secara menyeluruh sebelum kendaraan berat tersebut dioperasikan, termasuk melakukan pemeriksaan keselamatan harian yang ditentukan. Masalah harus segera dilaporkan ke supervisor shift dan truk harus dipindahkan dari layanan.

    3. Rencanakan sesuai dengan lokasi kerja

    Sebelum mengendarai forklift, operator forklift harus memeriksa rute yang direncanakan untuk setiap bahaya atau rintangan. Rintangan seperti landai, rel kereta api, dan elevator harus dinavigasi dengan perlahan dan benar.

    4. Pertahankan stabilitas beban

    Saat mengemudi di jalan landai, beban harus dijaga lebih tinggi dari badan forklift. Jika kondisi lapangan landai maka beban harus didorong ke depan dan didorong ke bawah secara terbalik.

    5. Perhatikan kapasitas

    Maksimalkan keselamatan forklift dan operator dengan mengetahui kapasitas muatan seperti yang ditampilkan pada pelat peringkat. Hindari kelebihan kapasitas muatan truk. Counterweight tidak boleh digunakan untuk mencoba meningkatkan kapasitas beban, yang mencakup berat attachment apa pun.

    6. Ikuti aturan dan prosedur keselamatan perusahan

    Operator harus mengetahui dan mematuhi semua peraturan perusahaan mengenai penanganan material dan keselamatan forklift seperti mendapatkan pelatihan forklift secara teratur, mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat, menjaga sabuk pengaman tetap terpasang selama operasi, mengikuti batas kecepatan dan hanya membawa penumpang saat keranjang pria terpasang.

    Demikianlah informasi mengenai material handling dan pengunaannya. Terdapat beberapa prinsip yang harus dilakukan agar pemakaiannya berjalan dengan baik. Begitu juga dengan forklift sebagai salah satu alat material handling yang penggunaannya tidak bisa sembarangan. Anda juga dapat memanfaatkan jasa sewa forklift, jika belum ingin membelinya.

  • PUSAT RENTAL FORKLIF CRANE

    PUSAT RENTAL FORKLIFT CRANE PT. SARANA CIPTA UNGGUL SE-JABODETABEK DAN JAWA BARAT Kontak Personal :DONI 081225015000 / 08117519490
    Email : [email protected]

    pusat rental / sewa forklift , crane

    Kami Melayani Sewa/Rental Forklift & Crane Serta Truck Untuk :

    pusat rental / sewa forklift , crane
    • Rental Harian
    • Sewa Mingguan
    • Kontrak Bulanan
    • Kontrak Tahunan

    PUSAT RENTAL FORKLIFT CRANE SE-JABODETABEK HUBUNGI : 
    DONI 081225015000 / 08117519490
    ARTAFORKLIFT

    AREA LAINNYA JUGA BISA ORDER DISINI!

    BEKASI :  Untuk wilayah Jl Raya Bekasi, Jl Pejuang, Pondok Ungu, Harapan Indah, Harapan Jaya, Kali Abang, Alexindo, Kranji, Harapan Baru, Kali Baru Timur, Summarecon, Kemakmuran, Kayu Ringin, Caman, Pangkalan Jati, Jati Waringin, Pondok Gede, Jati Rahayu, Jati Makmur, Kodau, Jati Asih, Villa Nusa Indah, Pekayon, Galaxy, Rawa Panjang, Cut Mutia, Setia Kawan, Pramuka, Rawa Lumbu, Narogong, Kemang Pratama, Cipandawa, Padurenan, Mustika Jaya, Babakan, Bantar Gebang, Setu, Bekasi Timur Regency, Dukuh Zamrud, Mutiara Gading, Pondok Timur, Rawa Sapi, Jati Mulya, Pondok Hijau, Pengasinan, Cikiwul, Limus Pratama, Bukaka, Dan Cilengsi.

    JAKARTA : Untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Pulo Gadung, Kelapa Gading, Pengangsaan, Plumpang, Cakung, Celincing, Kupar, Kbn,  Koja, Marunda, Sunter, Cempaka Putih, Kemayoran, Ancol, Kramat Raya, Cikini, Jl Percetakan Negara, Salemba, Matraman, Kampung Melayu, Utan Kayu, RawaMangun, Pulo Mas, Cipinang, Cililitan, Penas, Halim, Uki, Kalimalang, Dewi Sartika ,Pondokgede ,Hankam , Taman Mini, Lubang Buaya, Kramat Jati, Pasar Rebo, Cilangkap , kampung Rambutan, Pisangan, Jatinegara, Klender, Duren Sawit, Pondok Bambu, Pondok kelapa, Buaran, Pondok Kopi, Penggilingan, Bintara, Pulo Gebang, Dan Ujung Menteng.

    BOGOR : Untuk wilayah Bogor, Depok, Sawangan ,Margonda ,jalan Raya Bogor, Cisalak, Cimanggis, Cilodong, Cibinong, Cibubur, Cileungsi, Jonggol, Cikeas, Gunung Putri, Wanaherang, Citeureup, Sentul, Babakan Madang ,Kedunghalang ,Keradenan ,Warung Jambu ,Ciapus ,Ciampea ,Pajajaran ,Parung , Gunung Sindur, Dramaga ,Yasmin, Ciseeng ,Leuwiliang , Ciawi ,Caringin,Tapos, Ciherang ,Cijeruk ,Cimande ,Puncak, Cisarua, Cianjur, Sukabumi, Lido ,Cicurug, Parung kuda, Cibadak, Cisaat Dan sekitarnya. 


    KARAWANG : Untuk wilayah Jl. Raya Kalri, Kosambi, Cikampek Tol Jakarta Cikampek, Jl Raya Peruri, Karawang Timur Karawang Barat, Jl Kalilamalang. Jl Pasarjati, Jl Raya Peruri, Jl Pinayungan, Jl Bharata, Jl International, Jl Suroto Kunto, Jl Margasari, Jl Lingkar Tanjung Pura,Jl Raya Kosambi, Jl Cengkol, Jl Karang Sari, Selang, Jl Tol Cikopo, Teluk Jambe, Kawasan Industri Mitra Kim, Dusun Warangin, Kosambi, Situ Waringin Rest Area 62, Situ Kedung Sari, Bumi Residence Karawang, Pancawati, Papandayang, Karawang Barat – Timur Cikampek, Bedeng, Purwakarta, Pemanukan, Subang, Cadas Ngampar, Losarang, Jatibarang, Balongan, Indramayu, Karang Ampel,Palimanan, Cirebon, Anjarwanangun, Gunung Jati, Cirebon Lemahabang, Babakan, Jati Wangi, Dan Majalengka. 

    pusat rental forklift crane

    Artaforklift Menawarkan Sewa Crane dan Forklif Untuk Memenuhi Kebutuhan Pekerjaan Bapak/Ibuk.Kami Harap Kami Bisa Membantu Bapak/Ibuk…Kami Tunggu Oderanya…Bapak/Ibuk
    Kami Menyediakan Crane Mulai dari 7 ton, 25 ton, 50 ton, 55 ton…Harga Sesuai Lokasi dan Jarak Tempuh
    List Harga Crane Sekitaran Jabodetabek…
    1. Crane 25 Ton Rp. 5.500.000,-
    2. Crane 50 Ton Rp. 8.000.000,-
    3. Crane 55 Ton Rp. 10.000.000,-
    4. Crane 7 Ton Rp. 3.000.000,-
    Untuk Mob Demob Nya Tergantung Kesepakatan Bersama
    Kami Juga Menyediakan Forklif Mulai dari 3 ton, 5 ton, 7 ton, 10 ton, dan 15 ton.
    List Harga Forklif Sekitar Jabodetabek…
    1. Forklif 3 Ton Rp. 1.400.000,-
    2. Forklif 5 Ton Rp. 1.800.000,-
    3. Forklif 7 Ton Rp. 2.500.000,-
    4. Forklif 10 Ton Rp. 3.500.000,-
    5. Forklif 15 Ton Rp. 5.000.000,-
    Harga Untuk Forklif Bisa Di Negosiasi Sesuai Lokasi ,Jarak dan Lama nya Keja…
    Silakan Hubungi Kami....Kami Siap Membantu Bapak/Ibuk..Pool Kami Ada di Bekasi , Bogor , Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Serpong, Bandung ,Cilenyi…Nomor Kontak… Doni Buarta ( Hand Phone & WA )
    081225015000…08117519490… Email : [email protected]

  • Sewa Crane Dan Forklif

    Sewa Crane Dan Forklift

    Sewa Crane Dan Forklift-ArtaForklift sebagai penyedia jasa konstruksi dan Rental Alat Berat dengan Kualitas pelayanan yang Prima, berikut ini akan memberikan informasi bagi Anda yang mencari Kontraktor Rental Alat Berat Bekasi Per Hari atau Bulanan dengan harga murah secara online yang dapat membantu mengurangi kesibukan Anda.

    Sewa Crane Dan Forklift

    Layanan Sewa alat berat Bekasi Untuk daerah Kabupaten dan Kota , meliputi beberapa kecamatan antara lain:

    • Bantar Gebang, Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Bekasi Utara, Bekasi Timur, Jati Asih, Jati Sampurna, Medan Satria, Mustika Jaya, Pondok Gede, pondok Melati, Rawa Lumbu, Babelan, Bojong Manggu, Cabang bungin, Cibarusah.
    • Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Serang Baru, Tambun Selatan, Tambun Utara, Sukatani, Setu, Suka Karya, Suka Wangi, Taruma Jaya, Tambelang dan sekitarnya.

    Harga Sewa Crane Dan Forklif

    Bagi Anda yang berada di Bekasi, berikut ini Harga sewa masing-masing alat berat tersebut pada tabel dibawah ini. Untuk harga spesial sewa alat berat Per bulan kami akan memberikan harga spesial untuk Anda dengan mengkonsultasikan kebutuhan Anda kepada marketing Kami pada nomor yang ada di website ini.

    Alat BeratHarga SewaDurasi Minimal
    Sewa Forklift 3 Ton BekasiRp.1.200.000 Per Shift6 Jam Kerja
    Sewa Forklift 5 Ton BekasiRp.1.500.000 Per Shift6 Jam Kerja
    Sewa Forklift 10 Ton BekasiRp.2.500.000 Per Shift6 Jam Kerja
    Sewa Forklift 15 Ton BekasiRp.4.000.000 Per Shift6 Jam Kerja
    Sewa Mobil Crane 7 Ton BekasiRp.2.800.000 Per Shift8 Jam kerja
    Sewa Mobil Crane 25 Ton BekasiRp.5.000.000 Per Shift8 Jam Kerja
    Sewa Mobil Crane 45 Ton BekasiRp.8.000.000 Per Shift8 Jam Kerja
    Sewa Mobil Crane 50 Ton Bekasi Rp.9.500.000 Per Shift8 Jam Kerja
    Sewa Mobil Crane 55 Ton Bekasi Rp.10.000.000 Per Shift8 Jam Kerja

    Keterangan Harga:

    1. Harga Negotiable
    2. Khusus untuk Daerah Bekasi
    3. Tidak termasuk koordinasi dengan keamanan di proyek (ditanggung penyewa)
    4. Harga spesial jika menggunakan paketan

    Kontraktor Jasa Rental Arta Forklift Dan Crane banyak di butuhkan untuk pekerjaan proyek maupun Indusrti. Penggunaan alat dimaksudkan untuk pekerjaan berat sesuai namanya yaitu; mengangkat, memindahkan, mendorong, dan memuat ke truk pengangkut.

    Mengapa Sewa di ArtaForklift

    Banyak diluaran sana memang yang menyediakan alat berat di Bekasi, dengan banyak keunggulan yang dapat Anda temukan. Untuk itu Kami juga ingin bersaing dengan berbagai keunggulan jasa sewa yang kami miliki antara lain:

    1. Tenaga kerja berpengalaman puluhan tahun
    2. Alat selalu diservis rutin untuk meminimalisir kendala dilapangan
    3. Kelengkapan alat yang mumpuni
    4. Teknologi Modern
    5. Harga Kompetitif dan bersahabat
    6. Profesional Kerja

    Dengan alat-alat yang canggih dan berteknologi. Kami jamin kepuasan Anda bersama Kami. Hubungi Kami sekarang Juga ArtaForklift Dan Crane

  • Roll Tank Apa Itu

    Roll Tank merupakan salah satu dari sekian banyaknya alat untuk pemindahan barang. Alat ini sering digunakan pada bisnis manufaktur untuk memudahkan mobilitas dan keberlangsungan bisnis mereka. Pada umumnya rolltank dapat ditemukan di area pabrik atau produksi.

    Apalagi jika pabrik sedang direlokasi sehingga membutuhkan alat bantu untuk memindahkan mesin produksi yang sudah ada ataupun mengangkut peralatan industri baru dengan aman. Penting untuk memilih alat berat penggerak yang tepat untuk pekerjaan tersebut sehingga mesin industri Anda dapat diangkut, dipindahkan, dan dipasang dengan aman.

    Roll Tank Apa itu

    Roll Tank adalah alat berat penggerak yang berfungsi untuk memindahkan barang dengan beban yang berat. Perangkat ini didesain dengan profil yang rendah karena difungsikan untuk memindah dan memposisikan berbagai beban seperti mesin dan alat berat lainnya secara horizontal atau level ketinggian yang sejajar.

    Berbeda dengan forklift yang sama-sama merupakan alat berat untuk memindahkan barang, ini berguna untuk memindahkan alat dan mesin-mesin produksi. Jadi, terdapat banyak perbedaan diantara keduanya meskipun memiliki fungsi utama yang sama.

    Apakah pernah terbesit di pikiran Anda bagaimana cara memindahkan alat berat dan mesin yang bebannya mulai dari ratusan kilo bahkan hingga berton-ton beratnya? Roll tank adalah salah satu solusinya.

    Spesifikasi Roll Tank

    Roll tank merupakan salah satu alat berat hidrolik yang terintegrasi untuk pengangkatan berat. Secara umum, bentuknya menyerupai tank sederhana tentunya tanpa alat penembak. Alat ini dilengkapi dengan beberapa bagian penting seperti pegangan dan roda.

    Setiap tipe atau merek memiliki keunikannya tersendiri tetapi secara umum roller tank ini terdapat pegangan untuk menggeser maju dan mundur alat ini. Lalu ada meja opsional di atasnya yang dapat diatur rotasinya sesuai kebutuhan.

    Pada beberapa jenis juga ditambahkan pegangan eksternal untuk mempermudah penggunaan. Biasanya berfungsi saat alat ini digunakan pada tempat-tempat yang sempit atau di area di mana alat berat seperti forklift tidak bisa masuk ke suatu ruangan tertentu.

    Kemudian ada roda yang jumlahnya bermacam-macam umumnya mulai dari 3 hingga 8 buah roda. Alat ini dirancang dengan pertimbangan kualitas dan fungsional sehingga roda pada roller tank glodok ini dilengkapi dengan perlindungan tambahan supaya tidak merusak lantai karena beban yang diemban.

    Kapasitas Roll Tank

    Roll tank memiliki berbagai tipe dan desain yang berbeda-beda tergantung merk dan kapasitasnya. Namun, secara umum roll tank memiliki bentuk persegi panjang yang pipih. Kapasitas dan ukurannya pun bervariasi.

    Berat alat ini mulai dari 10 kilogram tetapi ukuran paling besarnya tidak mencapai 50 kilogram. Walaupun begitu alat ini dapat mengangkut beban hingga satuan berat ton. Contohnya seperti varian 15 kilogram dapat mengangkat beban hingga 6 ton. Semakin besar ukuran roll tankg lodok maka kapasitas yang dimiliki juga bertambah. Varian yang sering dicari dan digunakan berdasarkan kapasitasnya adalah roll tank 10ton.

    Fitur Roll Tank

    Seperti fungsi utamanya, roll tank memiliki fitur yang mendukung untuk dapat memindahkan alat berat dengan efektif. Alat ini memudahkan pemindahan mesin atau alat berat di ruang sempit. Memiliki fitur rotasi 360° derajat sehingga memudahkan untuk mengatur posisi mesin.

    Cara menggunakannya

    Sebelum memindahkan barang dengan roll tank, Anda memerlukan alat lain untuk mengangkat mesin yang akan dipindahkan. Contohnya seperti alat pendongkrak hidrolik dan beberapa bongkah kayu untuk mengganjal mesin yang akan dipindahkan.

    Jika mesin atau alat berat yang diangkat volumenya besar, maka Anda memerlukan minimal 4 roll tank untuk memindahkan barang tersebut. Selain itu, pastikan semua mur atau penyangga mesin sudah terlepas dari lantai atau tempatnya sehingga dapat dipindahkan.

    Langkah pertama, gunakan pendongkrak hidrolik untuk mengangkat salah satu sisi mesin yang akan dipindahkan. Setelah itu, masukkan kayu untuk mengganjal mesin di sisi kanan dan kirinya. Pompa pendongkrak hidrolik hingga mesin terangkat melebihi tinggi roll tank yang akan digunakan.

    Setelah mesin terangkat cukup tinggi, pindahkan bongkahan kayu. Tempatkan roller tank di tempat yang tepat, di pinggiran mesin. Pastikan beban mesin diletakkan pada piringan atau meja opsional. Kemudian lakukan cara yang sama pada sisi lainnya.

    Kemudian pasang pegangan pada roll tank supaya mesin dapat dipindahkan. Penggunaan alat ini dilakukan secara manual, sehingga saat mengoperasikan roller tank dilakukan oleh tangan manusia. Penarikannya pun tidak dapat dilakukan sendirian mengingat mesin atau alat berat memiliki beban yang cukup besar.

    Jika mesin sudah diposisikan di tempat yang diinginkan, pelepasan roll tank ini juga memerlukan bantuan pendongkrak hidrolik. Pasangkan pendongkrak hidrolik terlebih dahulu sebelum Anda melepas roller tank yang digunakan.

    Mengapa Perlu Menggunakan Roll Tank?

    Ada banyak alasan mengapa pemindahan dan pemasangan alat berat bisa menjadi rumit dan sering kali menghadirkan tantangan ekstra bagi sejumlah pelaku bisnis. Apalagi bagi yang memiliki usaha dengan struktur kompleks yang memiliki sistem rumit, bagian yang bergerak dan mesin berat.

    Pemindahan alat tanpa perencanaan dan pemilihan piranti pemindahan yang tepat bisa menjadi bencana. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

    Pertama, konfigurasi peralatan dan conveyor baru mungkin memerlukan modifikasi di tempat untuk pemasangan penuh bahkan dalam pemasangan mesin baru. Kedua, fasilitas manufaktur yang sudah mapan mungkin akan berisiko ketika mengkonsolidasikan peralatan dari beberapa lokasi karena penyesuaian dan kendala yang diperlukan dalam struktur bangunan yang ada.

    Ketiga, kerusakan peralatan produksi dapat terjadi selama fase pembongkaran jika penggerak peralatan industri tidak memahami bisnis Anda atau tidak memiliki keahlian yang diperlukan. Terakhir, keterlambatan pemasangan peralatan dapat tertunda jika penggerak mesin tidak segera memasang peralatan, menyebabkan waktu henti yang berlebihan.

    Keempat hal tersebut patut untuk Anda pertimbangkan agar tidak menyesal nantinya. Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan lokasi dan jarak pemindahan alat berat atau mesin produksi. Cocok digunakan untuk keperluan indoor dengan area yang relatif sempit.

    Dimana Jasa Sewa Roll Tank Jakarta dan sekitarnya?

    Jika Anda memiliki dana lebih sebagai investasi alat, maka tidak ada salahnya membeli roller tank untuk keperluan bisnis. Tetapi jika anggaran Anda tidak banyak dan tidak terlalu sering menggunakannya, maka menyewa adalah solusi yang tepat.

    Artaforklift menyediakan roll tank untuk memenuhi kebutuhan Anda. Berbagai perusahaan dan brand telah menjadi partner resmi kami seperti Big Bad Wolf dan Asian Games 2018. Anda bisa menemukan kami di berbagai wilayah seperti Jakarta, Tangerang dan Bogor.

    Demikianlah penjelasan mengenai roll tank sebagai alat penggerak yang mampu memindahkan alat besar. Terdapat berbagai jenis yang sering digunakan di industri Indonesia. Pilih jenisnya secara bijak sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • Mengetahui Apa itu Crane

    Crane merupakan salah satu alat berat yang kerap dijumpai di area konstruksi atau pembangunan. Berbeda dengan peralatan konstruksi lainnya, crane memiliki fungsi mendasar sehingga tidak memerlukan tambahan mesin atau tenaga lain agar dapat dioperasikan. Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai mengetahui apa itu crane dan seluk-beluknya yang mungkin belum Anda ketahui.

    Mengetahui Apa itu Crane

    Crane sendiri adalah alat berat yang berguna untuk memindahkan dan mengangkat beban berat yang mungkin saja sulit untuk dipindahkan menggunakan tenaga manusia, seperti mesin dan material. Crane biasanya dapat dengan mudah ditemukan di lokasi industri, namun tak jarang kita dapat menemukan carne di area pemuatan material dan pembuatan kapal.

    Mengetahui Apa itu Crane

    Tipe Crane

    Sebelum membahas tentang jenis-jenis crane, Anda perlu mengetahui perbedaan kedua tipe crane yang ada yaitu statis dan juga mobile berikut penjelasannya:

    1. Statistic Crane

    Tipe crane statistik adalah kondisi di mana sebuah crane memiliki struktur permanen atau semi permanen yang ditanamkan ke dalam tanah atau bangunan dan dibatasi pada jalur tetap. Terdapat beberapa jenis crane yang menerapkan sistem ini iaitu overhead crane, tower crane, level-luffing crane dan lain-lain.

    2. Mobile Crane

    epeti namanya, tipe crane ini dapat digunakan mobile atau berpindah-pindah tempat. Crane dipasang pada tapak atau roda sehingga dapat bergerak menyesuaikan lokasi kerja. Tipe ini juga tidak terbatas pada jalur tetap seperti crane statistik. Beberapa contoh mobile crane yaitu Crawler Crane, Rough Terrain Crane, All-Terrain Crane, Truck Crane, Carry Deck Crane dan sebagainya.

    Jenis Crane

    Jika dijabarkan, terdapat lebih dari 10 jenis crane yang ada di dunia ini. Selain itu, mungkin ada beberapa jenis crane yang mungkin belum Anda ketahui dan wajib mengetahui apa itu crane seperti Telescopic Crane, Mobile Cranes, Truck Mounted Crane, Tower Crane, Rough Terrain Crane, Overhead Crane, Bridge Crane, Crawler Crane, Aerial Crane, Hydraulic Crane, Carry Deck Crane, Floating Crane, Bulk-handling Crane, Hammerhead Crane, Stacker Crane, Railroad Crane, Harbor Cranes dan Level Luffing Crane.

    Komponen Dasar Crane

    Terdapat berbagai jenis crane dengan bentuk, desain dan fungsi yang berbeda-beda. Tetapi ada beberapa komponen dasar yang dimiliki setiap jenis crane yaitu sebagai berikut:

    1. Boom

    Boom adalah bagian crane yang paling mudah dikenali karena bentuknya seperti lengan panjang. Komponen ini memiliki berbagai peran tergantung pada jenis derek dan bagaimana alat ini dibentuk. Mereka dapat bekerja tanpa jib dan terkadang merupakan komponen utama pada crane. Tujuan utama dari boom adalah untuk mengangkat, memindahkan dan memposisikan material. Mereka menanggung sebagian besar beban dan bertanggung jawab untuk menentukan jangkauan derek.

    2. Counterweights

    Sebutan “counterweight” atau “penyeimbang” cukup mewakili tujuannya pada komponen ini yaitu untuk melawan atau menyeimbangkan beban yang ada di bagian depan saat crane mengangkat material. Komponen ini membantu menambah stabilitas pada alat berat dan umumnya meningkatkan stabilitas. Banyak derek memiliki penyeimbang yang dapat disesuaikan dengan persyaratan khusus dari suatu beban atau pekerjaan. Pada tower crane, misalnya, counterweight dapat dilihat di ujung jib yang lain.

    3. Hook

    Sebuah crane harus memiliki hook atau pengait supaya muatan dapat dibawa. Sebenarnya ada beberapa cara untuk mendekatkan beban ke crane tetapi cara yang paling umum dilakukan adalah melalui kail. Hook pengangkat pada crane biasanya dilengkapi dengan kait pengaman untuk mencegah material terlepas dari kait dalam perjalanan. Hook pengangkat crane sering dibuat dari baja atau besi tempa. untuk derek dan beban tugas berat biasanya diberi perlakuan panas dan ditempa untuk membuat kait sekuat mungkin.

    4. Jib

    Jib crane adalah struktur tipe kisi yang melekat pada ujung boom. Penggunaannya dapat membantu mengurangi bobot yang ditambahkan ke bagian depan boom. Panjangnya tetap dan tidak dapat diperpanjang atau ditarik kembali seperti kaleng boom. Beberapa versi mobile crane memiliki jib yang dipasang di ujung boom untuk membantu memindahkan dan mengangkat material. Jib atau lengan penopang memiliki satu tujuan utama yaitu untuk membantu menjauhkan material dari penyangga utama agar tidak mengenainya saat dipindahkan. Karena itu, jib tidak selalu diperlukan dan sering dianggap sebagai potongan tambahan yang dapat digunakan saat dibutuhkan.

    5. Outriggers

    Komponen ini mungkin merupakan salah satu faktor terpenting untuk keselamatan crane. Fungsi outriggers untuk memberikan dukungan tambahan. Tujuan dari outrigger adalah mendistribusikan beban crane di area yang cukup luas sehingga crane itu sendiri tidak terbalik atau menjadi tidak stabil. Semua outrigger harus memenuhi atau melebihi persyaratan berat crane atau pekerjaan. Outrigger tidak mengkompensasi tanah yang tidak stabil. OSHA membutuhkan derek untuk dirakit di tanah yang kokoh yang dikeringkan dan dinilai cukup. Cadik pendukung dimaksudkan untuk digunakan bersama dengan standar tanah yang tepat dan tidak menggantikan tanah yang tidak stabil.

    6. Reinforced-steel cable

    Agar crane benar-benar mengangkat dan memindahkan material, mereka membutuhkan semacam garis atau tali untuk melakukan pengangkatan yang sebenarnya. Komponen yang mampu melakukan hal tersebut adalah kabel baja bertulang. Tali baja pertama kali digunakan untuk menambang kerekan pada tahun 1830-an. Kabel yang digunakan saat ini diperkuat, tahan terhadap korosi, menyerap gerakan atau gaya apa pun serta memiliki titik putus yang sangat tinggi.

    7. Rotex Gear

    Roda gigi Rotex adalah mekanisme di bawah kabin crane sehingga memungkinkan kabin dan boom berputar ke kiri dan ke kanan. Sebuah gerakan sederhana, tetapi sangat penting untuk fungsi mesin.

    Jenis Tower Crane

    Mengetahui Apa Itu Crane, Kali ini kami akan membahas lebih detail mengenai tower crane. Tower crane sendiri adalah jenis mesin berat yang digunakan untuk membantu proses pembangunan gedung pencakar langit. Anda bisa mengetahui fungsi dan jenis crane lainnya melalui link berikut ini. Diketahui jika tower crane sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu sebagai berikut:

    1. Hammerhead crane

    Jenis ini terdapat penopang yang dapat berputar 360 derajat secara horizontal di sekitar tiang pada tingkat yang tetap dengan struktur yang menyerupai huruf “L” terbalik. Tower crane ini memiliki fungsi yang unik yaitu troli memindahkan beban secara horizontal di sepanjang jib tanpa mengubah levelnya. Anda mungkin pernah mendengar derek menara Hammerhead yang disebut sebagai derek menara “A-frame”, atau dalam beberapa kasus dikenal dengan nama topless crane atau flat top crane. Tujuan dari flat top crane adalah untuk digunakan dalam situasi dengan ruang kepala rendah atau di mana beberapa derek dapat bergerak di bawah atau di atas satu sama lain. Kapasitas angkat jenis crane ini cukup besar yaitu sebesar 32, 40, atau bahkan 50 ton.

    2. Luffing tower crane

    Jenis ini juga dikenal sebagai derek luffing-jib. Desainnya mirip dengan hammerhead crane, bedanya jib Luffing tower crane ini berkisi-kisi dan dapat melakukan pergerakan “luffing” atau dinaikkan dan diturunkan. Dengan mobilitas jib tambahan, crane ini dapat melakukan angkat beban muatan dengan kapasitas yang lebih banyak daripada hammerhead crane. Tetapi hal ini tentunya akan meningkatkan biaya operasionalnya.

    3. Self-erecting tower crane

    Jenis tower crane ini dapat berdiri sendiri mencakup penopang dan tiang horizontal yang dipasang ke pemberat dan memiliki kemampuan melipat dan membuka untuk pembongkaran dan pemasangan di lokasi. Dibandingkan dengan hammerhead atau luffing tower crane, jenis crane ini memiliki kelebihan yaitu memiliki bingkai yang lebih ringan sehingga mudah diangkut. Tetapi crane ini juga terdapat kekurangan yang tidak bisa dihindari yaitu kapasitas beban maksimal yang jauh lebih rendah dibanding dengan kedua tipe tower crane lainnya.

    Self-erecting tower crane paling sesuai digunakan dimana keadaan konstruksi membutuhkan kesesuaian yang ketat antara bangunan. Selanjutnya, jenis crane ini juga cocok digunakan saat Anda tidak memerlukan lift yang sangat berat. Self-erecting tower crane juga dapat menjadi pilihan ketika pekerjaan di konstruksi atau manufaktur sering terjadi ereksi, pembongkaran dan pengangkutan peralatan.

    Demikianlah informasi mengenai apa itu crane mulai dari tipe, komponen hingga jenis-jenis tower crane yang kerap digunakan pada industri maupun manufaktur. Semoga dengan artikel ini dapat membantu dalam menentukan crane yang cocok untuk kebutuhan pembangunan atau manufaktur Anda. Selain crane mungkin Anda membutuhkan Forklift dan Crane dapat memanfaatkan Artaforklift.